Gubernur Ria Norsan Minta PW GP Ansor Kalbar Tetap Solid dan Perkuat Sinergi Bangun Daerah
Ria Norsan, berharap Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Provinsi Kalbar periode 2024–2028 dapat menjaga kekompakan.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Ria Norsan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalbar tidak dapat membangun daerah secara sendiri. Diperlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan seperti Ansor.
- Di kesempatan yang sama, Ketua PW GP Ansor Kalbar periode 2024–2028, H. Rajuini, menuturkan bahwa prioritas utama kepengurusannya adalah memastikan jalannya organisasi sesuai aturan, yaitu Pedoman Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PDPRT).
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, berharap Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Provinsi Kalbar periode 2024–2028 dapat menjaga kekompakan dan terus berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“Mudah-mudahan semuanya tetap dijaga, dan apa yang menjadi program kerja mereka bisa dilaksanakan,” ujarnya usai menghadiri Pelantikan Pimpinan Wilayah GP Ansor Kalbar di Pendopo Gubernur Kalbar, Jumat, 5 Desember 2025.
Norsan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalbar tidak dapat membangun daerah secara sendiri. Diperlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan seperti Ansor.
“Kita semua harus bergabung—baik pemerintah maupun seluruh organisasi—untuk memperkuat posisi pemerintah daerah dalam membangun Kalimantan Barat,” tegasnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua PW GP Ansor Kalbar periode 2024–2028, H. Rajuini, menuturkan bahwa prioritas utama kepengurusannya adalah memastikan jalannya organisasi sesuai aturan, yaitu Pedoman Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PDPRT).
“Itu yang pertama, mulai dari kategorisasi hingga pembentukan struktur di tingkat Pimpinan Cabang (PC), Pimpinan Anak Cabang (PAC), sampai Ranting, serta kewajiban lain yang tercantum dalam PD-PRT,” jelasnya.
Rajuini juga menambahkan bahwa Ansor akan memperkuat peran sosial di masyarakat, sejalan dengan program nasional yang dijalankan pemerintah pusat.
“Besok pagi kita ada kegiatan ketahanan pangan, seperti penebaran benih ikan lele, penanaman benih cabai, dan panen nanas di Desa Sungai Melayak, Kecamatan Sungai Ambawang,” ungkapnya.
Baca juga: 26 Pejabat Tinggi Pratama Kalbar Dilantik, Ria Norsan Tegaskan Rolling Jabatan untuk Penyegaran
Ia menyampaikan bahwa dalam pelantikan kali ini terdapat sejumlah pengurus baru, termasuk dirinya, yang akan mengemban amanah untuk periode 2024–2028.
“Tugas kita adalah menjaga NU serta merawat dan menjaga NKRI,” tandasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua Umum (Waketum) Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor H. Mabrur L, yang hadir langsung dalam acara pelantikan PW GP Ansor Kalimantan Barat (Kalbar), memberikan penekanan tajam mengenai pentingnya kepemimpinan yang menghasilkan perubahan dan perkembangan signifikan di periode kedua.
Mabrur menegaskan komitmen organisasi untuk bersinergi penuh dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Ia menjelaskan makna harfiah kata "Ansor" kepada Gubernur Kalbar, Ria Norsan, yang berarti "penolong".
"Pak Gub, jika ada kebutuhan apa-apa, insya allah Ansor siap menolong," tegasnya.
Adapun Pelantikan PW GP Ansor Kalbar juga dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) yang diikuti 14 Pimpinan Cabang dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Muskerwil menjadi forum penting untuk merumuskan program kerja organisasi, terutama penguatan kaderisasi dan peningkatan kiprah sosial–keumatan di daerah. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Sutarmidji: APH Nakal Sandera Inovasi Kepala Daerah, 75 Persen Pejabat Hidup dalam Ketakutan |
|
|---|
| Disdikbud Pontianak Ungkap SPMB 2026 SD dan SMP Negeri Dilakukan Secara Daring |
|
|---|
| Konsistensi dan Dedikasi, PKK Pontianak Juara Satu Monev Sepuluh Program |
|
|---|
| Harga LPG Non-Subsidi Naik, Pengamat Ingatkan Risiko Kelangkaan Gas Melon |
|
|---|
| Kenaikan LPG Non-Subsidi Picu Keluhan, Warga Ketapang: Jangan Bebani yang Hampir Miskin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/san-usaiPelantikan-Pim.jpg)