Peringati Hakordia, Inspektorat Pontianak Gelar Senam Sehat Antikorupsi
Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025, Inspektorat Kota Pontianak menggelar Senam Sehat Antikorupsi
Penulis: Peggy Dania | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Inspektur Kota Pontianak, Trisnawati, mengatakan senam bersama ini menjadi langkah awal untuk membangun komitmen antikorupsi di lingkungan Pemkot Pontianak.
- Selain senam, Inspektorat juga melaksanakan Lomba Konten untuk kategori pelajar SMP dan mahasiswa.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025, Inspektorat Kota Pontianak menggelar Senam Sehat Antikorupsi di Taman Alun Kapuas, Jumat 5 Desember 2025.
Inspektur Kota Pontianak, Trisnawati, mengatakan senam bersama ini menjadi langkah awal untuk membangun komitmen antikorupsi di lingkungan Pemkot Pontianak.
“Jadi kegiatan hari ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia. Sebenarnya banyak agenda yang kita laksanakan, namun ini awal permulaan yang kita lakukan, senam bersama, untuk membangun komitmen Pemerintah Kota Pontianak dalam memberikan budaya antikorupsi,” ujarnya.
Selain senam, Inspektorat juga melaksanakan Lomba Konten untuk kategori pelajar SMP dan mahasiswa.
“Kategori pelajar itu SMP, dimana kita mengajak pelajar sejak dini untuk memahami pencegahan atau kebiasaan yang mengarah kepada korupsi. Ini sebagai antisipasi agar mereka menjadi generasi yang tidak korupsi,” jelasnya.
Untuk mahasiswa, lomba konten difokuskan pada tema integritas dan pelayanan publik.
“Kemudian untuk mahasiswa, kita memberikan lomba konten terkait bagaimana menjadi pelayan publik yang bersih, berintegritas dan antikorupsi,” katanya.
Rangkaian Hakordia akan dilanjutkan pada 11 Desember dengan talkshow antikorupsi featuring narasumber dari KPK.
Baca juga: Golden Tulip Pontianak Hadirkan Malam Apresiasi Bertema Glitz Gala
“Hari Antikorupsi itu sebenarnya tanggal 9 Desember, namun kegiatan kita dahului di tanggal 5 ini. Nanti pada tanggal 11 ada talkshow. Kita mengundang narasumber dari pusat, KPK. Kemudian pemenang lombanya akan kita tampilkan, baik tingkat SMP maupun mahasiswa,” terangnya.
Trisnawati menyebut talkshow tersebut juga melibatkan pelajar dan mahasiswa untuk berdiskusi mengenai kondisi dan upaya pencegahan korupsi ke depan.
“Berdikusi terkait dengan bagaimana kondisi maupun nanti apa yang perlu kita lakukan agar ke depannya Indonesia semakin baik dalam pelayan publik,” ungkapnya.
Ia menegaskan Inspektorat terus memperkuat integritas dan kualitas pelayanan publik sebagai aparat pengawasan internal pemerintah.
“Tentunya kami terus melakukan upaya-upaya mulai dari memberikan pelayanan yang transparan, berintegritas, kemudian jujur dan pelayanan publik yang prima. Harapannya nanti bisa memberikan pelayanan-pelayanan memang yang diharapkan masyarakat,” tambahnya.
Penguatan pelayanan digital juga dilakukan untuk menekan potensi tindakan yang tidak sesuai aturan.
“Dengan memberikan pelayanan publik secara online, kita mengurangi kontak antara pemberi layanan dan pengguna layanan, dengan harapan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan seperti pungutan liar dan sebagainya,” jelasnya.
| Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Flamboyan Naik, Pedagang Keluhkan Stok Terbatas |
|
|---|
| Lengkap! Daftar Hotel dan Penginapan di Sekadau, Solusi Nyaman untuk Wisatawan dan Pelaku Perjalanan |
|
|---|
| Juara Master Chef Indonesia Ajak Warga Ramaikan Kalbar Food Festival |
|
|---|
| Sekda Sintang: Proyek SCBD Hadirkan Bioskop, Warga Tak Perlu ke Pontianak Lagi |
|
|---|
| Bupati Sintang Ikut Jalan Sehat May Day, Tekankan Keseimbangan Buruh dan Pengusaha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/korupsi-Sedu.jpg)