Jumlah Motor Capai 177.630 Unit, Lalu Lintas Kalbar Semakin Padat
Jumlah kendaraan bermotor di Kalimantan Barat terus bertambah setiap tahun, dengan dominasi kendaraan roda dua.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- KBO Ditlantas Polda Kalbar, AKBP Ricky, mengatakan hingga 30 November, sepeda motor yang terdaftar di Samsat mencapai 177.630 unit.
- Peningkatan tersebut belum sebanding dengan kapasitas infrastruktur jalan yang ada. Kondisi ini memicu kepadatan lalu lintas, terutama di sejumlah titik rawan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jumlah kendaraan bermotor di Kalimantan Barat terus bertambah setiap tahun, dengan dominasi kendaraan roda dua.
KBO Ditlantas Polda Kalbar, AKBP Ricky, mengatakan hingga 30 November, sepeda motor yang terdaftar di Samsat mencapai 177.630 unit.
Peningkatan tersebut belum sebanding dengan kapasitas infrastruktur jalan yang ada. Kondisi ini memicu kepadatan lalu lintas, terutama di sejumlah titik rawan.
Menurutnya, ruas jalan yang sebelumnya hanya dapat dilalui dua kendaraan, kini sering dipenuhi hingga empat kendaraan secara bersamaan. Situasi tersebut meningkatkan potensi gangguan lalu lintas.
“Kalau jumlah kendaraan bertambah sementara jalannya tetap, otomatis terjadi kepadatan. Semua ingin cepat, di situlah masalah mulai muncul,” ujarnya kepada TribunPontianak.co.id, pada Kamis, 4 Desember 2025.
Ia menegaskan, pertumbuhan jumlah kendaraan merupakan konsekuensi yang tidak bisa dihindari dan hampir selalu terjadi setiap tahun. Hal ini menjadi tantangan utama dalam pengelolaan lalu lintas.
Namun, Ricky menilai kepadatan tidak hanya disebabkan oleh banyaknya kendaraan. Perilaku pengendara juga berperan besar.
Baca juga: Pemkot Pontianak dan Kejari Teken Kerja Sama Implementasi KUHP Baru Mulai 2026
Menurutnya, kondisi lalu lintas tetap dapat terkendali meski padat, selama pengguna jalan mematuhi aturan.
“Kalau pengendaranya tertib dan saling memahami, jalan padat pun sebenarnya bisa tetap aman. Yang sering terjadi sekarang, kebanyakan ingin buru-buru,” katanya.
Ia juga menyoroti masih maraknya perilaku berkendara berisiko, seperti ugal-ugalan dan tidak tertib, termasuk keberadaan kendaraan besar yang kerap membuat pengguna jalan lain merasa tidak aman.
Polda Kalbar menilai peningkatan kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas menjadi kunci untuk menekan risiko kecelakaan di tengah pertumbuhan jumlah kendaraan yang terus meningkat. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| LPG Nonsubsidi Naik, Harga Tembus Rp245 Ribu untuk 12 Kg |
|
|---|
| Hari Bumi 2026, PLN Indonesia Power UBP Sintang Tanam dan Serahkan 384 Bibit Pohon |
|
|---|
| Masuk Daerah Rawan, Kayong Utara Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla |
|
|---|
| Peserta UTBK di Sambas Hengki Terlambat Karena Alami Kerusakan Motor |
|
|---|
| Cegah DBD di Embaloh Hilir, Prajurit TNI Lakukan Fogging |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/asan-Jembatan-Kapuas-I.jpg)