Workshop Indikator Strategis BPS Kalbar, Fokus Perkuat Pemahaman Data Pembangunan

Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan data BPS secara transparan dan objektif melalui dukungan dan peran aktif media

Penulis: Nina Soraya | Editor: Nina Soraya
Tribunnews.com/Nina Soraya
SIMAK PEMAPARAN - Jurnalis menyimak pemaparan materi dalam kegiatan Workshop Indikator Strategis BPS yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat pada Senin, 1 Desember 2025. Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam memahami data BPS. Selain itu, BPS Kalbar juga menyoroti peran strategis media. 
Ringkasan Berita:
  • Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan menguatkan pengetahuan bersama terhadap berbagai data utama yang dihasilkan oleh BPS.
  • Sinergi antara BPS dan media yang telah terjalin selama ini diharapkan dapat semakin meningkat, khususnya dalam hal menyampaikan data strategis kepada masyarakat yang erat kaitannya dengan pengambilan kebijakan publik.

 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Puluhan jurnalis Pontianak menggikuti Workshop Indikator Strategis BPS yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat pada Senin, 1 Desember 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan menguatkan pengetahuan bersama terhadap berbagai data utama yang dihasilkan oleh BPS.

Kabag Umum Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar, Yunita dalam sambutannya membuka kegiatan menjelaskan pentingnya pemahaman mendalam terhadap indikator-indikator kunci yang sering digunakan oleh pemerintah.

"Indikator-indikator tersebut, seperti kemiskinan, ketenagakerjaan, inflasi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta data pertanian dan sebagainya, merupakan fondasi yang digunakan oleh pemerintah dalam perencanaan, monitoring, maupun evaluasi pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah," ujarnya.

BPS Kalbar: Jumlah Pengangguran di Kalbar Meningkat Menjadi 148,25 Ribu Orang

Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan semua pihak dalam memahami data BPS. Selain itu, BPS Kalbar juga menyoroti peran strategis media.

"Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan data BPS secara transparan dan objektif melalui dukungan dan peran aktif dari rekan-rekan media," jelasnya.

Sinergi antara BPS dan media yang telah terjalin selama ini diharapkan dapat semakin meningkat, khususnya dalam hal menyampaikan data strategis kepada masyarakat yang erat kaitannya dengan pengambilan kebijakan publik.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi peserta, namun juga mampu meningkatkan sinergi antara BPS dan pemangku kepentingan lainnya.

"Kami harapkan kegiatan pada pagi hari ini bisa meningkatkan sinergi dan bermanfaat untuk kita semua.

Kedepannya akan semakin banyak masyarakat yang mengetahui bagaimana data BPS itu dihasilkan, kemudian dimanfaatkan, dan masyarakat juga bisa menilai bagaimana kebijakan dilaksanakan oleh pemerintah."

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved