Transformasi PP PAUD Kalbar, Bersama Bunda PAUD Dorong Lahirnya Generasi Emas 2045
Workshop ini, lanjutnya, menjadi wadah untuk memperkuat kepemimpinan kepala satuan PAUD agar semakin visioner, inovatif, dan berorientasi mutu.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Ketua PP PAUD Kalimantan Barat, Windy Prihastari, menegaskan bahwa transformasi GOPTKI menjadi PP PAUD pada tahun 2022 adalah langkah besar untuk memperluas mandat organisasi dalam menaungi seluruh layanan PAUD, bukan hanya TK.
- Sejak perubahan GOPTKI menjadi PP PAUD, kami langsung bergerak menyiapkan generasi emas Indonesia 2045, dimulai dari penguatan layanan PAUD
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Upaya memperkuat pondasi pendidikan sejak usia dini terus digencarkan di Kalimantan Barat sebagai langkah strategis menuju Generasi Emas Indonesia 2045.
Salah satunya melalui Workshop “Kepemimpinan Transformasional Kepala Satuan PAUD Menuju Layanan Bermutu” yang diinisiasi Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Kalbar dan digelar di Aula Garuda Kantor Gubernur, Jumat 28 November 2025.
Workshop dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Harisson, dan dihadiri Bunda PAUD Kalbar, Erlina Ria Norsan.
Kegiatan ini menjadi wujud kerja kolaboratif lintas pihak khususnya PP PAUD dan Bunda PAUD Kalbar, untuk memastikan pendidikan anak usia dini semakin berkualitas dan mampu melahirkan generasi sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Generasi Emas 2045.
Ketua PP PAUD Kalimantan Barat, Windy Prihastari, menegaskan bahwa transformasi GOPTKI menjadi PP PAUD pada tahun 2022 adalah langkah besar untuk memperluas mandat organisasi dalam menaungi seluruh layanan PAUD, bukan hanya TK.
“Sejak perubahan GOPTKI menjadi PP PAUD, kami langsung bergerak menyiapkan generasi emas Indonesia 2045, dimulai dari penguatan layanan PAUD,” ujarnya.
Windy menekankan bahwa pembentukan karakter sejak dini menjadi pilar utama.
• Poltekkes Kemenkes Pontianak Gelar Aksi Sehat di CFD, Targetkan 1.000 Verifikasi Aplikasi Satu Sehat
“Anak-anak PAUD harus dibekali karakter, integritas, kepedulian lingkungan, dan empati terhadap sesama. Saat ini isu perundungan makin banyak terjadi. Karena itu, penguatan fisik dan mental sangat penting untuk menyiapkan generasi emas 2045,” tegasnya.
Workshop ini, lanjutnya, menjadi wadah untuk memperkuat kepemimpinan kepala satuan PAUD agar semakin visioner, inovatif, dan berorientasi mutu.
Ditempat yang sama, Bunda PAUD Provinsi Kalbar, Erlina Ria Norsan, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, perusahaan, dan organisasi PAUD dalam menyiapkan pendidik berkualitas.
“Bunda PAUD se-Kalbar akan berkolaborasi dengan perguruan tinggi dan perusahaan melalui CSR guna meningkatkan mutu tenaga pendidik PAUD,” ujarnya.
Ia berharap komitmen bersama tersebut mampu membuka peluang beasiswa S1 bagi para pendidik PAUD.
“Saya harap, pada 2026 tidak ada lagi pendidik PAUD tanpa kualifikasi Strata 1. Semua harus memiliki kompetensi, sertifikasi, dan pemahaman yang sesuai standar pendidikan,” tegasnya.
Sekda Kalbar Harisson menyampaikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan kegiatan strategis ini.
Menurutnya, peningkatan kualitas PAUD akan langsung berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia Kalbar dan daya saing di masa mendatang.
Paud
Bunda PAUD
Generasi Emas 2045
Erlina
Windy Prihastari
Pontianak
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Kalbar
Kalimantan Barat
Minggu 30 November 2025
| Satgas Yonarhanud 1/PBC Kostrad Tangkap Oknum Wartawan Bawa 1.659 Pil Ekstasi |
|
|---|
| Polisi Ringkus Seorang Wanita Pengedar Sabu di Kabupaten Sambas |
|
|---|
| Kemenkum Kalbar Sebut Sengketa Kekayaan Intelektul di Kalbar kondusif |
|
|---|
| Vihara Tridharma Catur Arya Satyani Bagikan 1000 Sembako ke Warga Pemangkat |
|
|---|
| Nilai UTBK Tertinggi Tak Hanya Sekolah di Perkotaan, Syarif : Pemerataan Pendidikan Mulai Terlihat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/FOTO-BERSAMA-67rtyhtg.jpg)