HUT HGN, PGRI Kalbar Komit Terus Perjuangkan Hak dan Kesejahteraan Guru

Momentum Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 di Kota Pontianak tak sekadar berlangsung secara seremonial

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
HUT PGRI -  Ketua PGRI Kalbar, Muhammad Firdaus saat membacakan sejarah PGRI pada Upacara peringatan Hari Guru Nasional di Pontianak.   
Ringkasan Berita:
  • Ketua PGRI Kalbar, Muhammad Firdaus, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang hadir pada Upacara peringatan HUT PGRI tahun 2025, yang berlangsung di Halaman Kantor Wako Pontianak. 
  • Ia menekankan bahwa perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan guru akan terus dilakukan, baik di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, maupun secara nasional.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Momentum Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 di Kota Pontianak tak sekadar berlangsung secara seremonial, tapi sebagai momentum untuk terus berbenah. 

Hadir dan mengikuti upacara Hari Guru Nasional di Pontianak, Ketua PGRI Kalbar, Muhammad Firdaus, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang hadir pada Upacara peringatan HUT PGRI tahun 2025, yang berlangsung di Halaman Kantor Wako Pontianak. 

Ia menekankan bahwa perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan guru akan terus dilakukan, baik di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, maupun secara nasional.

“Kami berharap pemerintah terus memperjuangkan hak guru. Ini bukan hanya isu di Pontianak atau Kalbar, tetapi menjadi pembahasan di seluruh Indonesia. Kami juga berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan TPP setiap tahunnya, baik untuk guru yang sudah maupun belum bersertifikasi,” ujarnya Muhammad Firdaus.

Ia mengatakan bahwa Peringatan HGN dan HUT PGRI tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru di Kalimantan Barat.

Baca juga: HUT PGRI, Wabup Erani Harap Guru jadi Agen Pembaharuan 

Dalam hal ini, Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono, menegaskan bahwa peringatan ini menjadi ruang refleksi bagi seluruh guru dan pengurus PGRI untuk terus meningkatkan profesionalitas serta menjadi sosok pendidik yang dicintai.

Edi Kamtono menyampaikan bahwa berbagai pesan dan arahan dalam pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menggarisbawahi pentingnya inovasi, sikap humanis, serta kerja dengan hati dalam dunia pendidikan. 

Menurutnya, guru memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan bagi siswa dan masyarakat.

“Ini bukan hanya seremonial, tetapi bagian dari pengabdian guru dan PGRI untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Guru harus profesional, dicintai, humanis, dan bekerja dengan hati. Komitmen untuk menjaga integritas sangat penting karena tugas guru itu sangat mulia,” ujarnya.

Ia juga menyinggung adanya beberapa kasus viral yang melibatkan tenaga pendidik dan berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved