Bebby Nailufa Dukung One Way Sungai Raya Dalam, Tekankan Koordinasi dengan Kubu Raya
Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa, menanggapi rencana penerapan sistem satu arah di Jalan Sungai Raya Dalam.
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Bebby menekankan pentingnya koordinasi antara Pemerintah Kota Pontianak dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, mengingat lokasi jalan tersebut berada di kawasan perbatasan dua wilayah.
- Ia juga menyebut keberadaan jembatan penghubung antara dua wilayah harus ditata dengan baik.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa, menanggapi rencana penerapan sistem satu arah di Jalan Sungai Raya Dalam.
Ia menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut karena dinilai dapat meningkatkan keteraturan lalu lintas, Kamis 20 November 2025.
"Tentunya kita menyambut baik terkait jalan di Sungai Raya Dalam itu satu arah, karena bagaimanapun ini demi keteraturan dan kerapihan," ujarnya saat di konfirmasi tribunpontianak.co.id di Kantor DPRD Kota Pontianak.
Namun, Bebby menekankan pentingnya koordinasi antara Pemerintah Kota Pontianak dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, mengingat lokasi jalan tersebut berada di kawasan perbatasan dua wilayah.
"Harus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam hal ini, supaya bisa saling bersinergi dalam aturan-aturan di wilayah, karena masih berkaitan ya Sungai Raya Dalam itu juga berada di tengah-tengah," jelasnya.
Ia juga menyebut keberadaan jembatan penghubung antara dua wilayah harus ditata dengan baik.
"Ada jembatan yang menghubungkan supaya terlihat rapi dan cantik di wilayah ini karena perbatasan," katanya.
Lebih lanjut, Bebby menyoroti kondisi jalan alternatif di sekitar kawasan tersebut, seperti Jalan Parit H. Husin II, yang dinilai perlu pembenahan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas.
Baca juga: Cegah Kemacetan dan Kecelakaan di Pontianak, One Way Menuju Penerapan di Sungai Raya Dalam
"Kita melihat bahwa jalan-jalan alternatif yang ada di seputaran Sungai Raya Dalam, Jalan Parit H. Husin II, juga perlu dibenahi, karena bagaimanapun ini dapat mengurangi kemacetan," tambahnya.
Menurutnya, kemacetan selama ini kerap terjadi di kawasan Jalan Ayani pada jam-jam tertentu, terutama saat jam pulang sekolah dan pulang kantor. Karena itu, ia mendorong adanya upaya serius dalam mengurai kemacetan di wilayah Kecamatan Pontianak Tenggara.
"Sehingga perlu dipikirkan bagaimana kita mengurai kemacetan di wilayah Kecamatan Pontianak Tenggara," tutupnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Kasus Nafkah Anak Masuk Lima Besar Pengaduan, KPAD Pontianak Usulkan Pemblokiran NIK Ayah Lalai |
|
|---|
| KPAD Pontianak Usulkan Sanksi Administratif bagi Ayah Abaikan Nafkah Anak |
|
|---|
| Program Pasar Murah Pertamina, Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Warga Prasejahtera di Pontianak |
|
|---|
| Praktis dan Transparan, DPRD Husin Dorong Inovasi Aplikasi Pajak Kendaraan |
|
|---|
| Telkomsel Area Pamasuka Hadirkan Tiga GraPARI Baru Termasuk di Kubu Raya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Pontianak-Bebby.jpg)