Lift Jatuh di Kubu Raya

Amri Harap Korban Kecelakaan Kerja di Masjid Awwaluddin Kubu Raya Dapat Perhatian Biaya Pengobatan

Selain itu, ia mengatakan bahwa korban yang ada harus segera di tangani oleh pihak rumah sakit termasuk segala pembiayaan.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
KECELAKAAN KERJA - Kolase lift material dan korban yang terjatuh saat dilakukan perawatan di rumah sakit, Jumat 10 April 2026. 6 pekerja jadi korban kecelakaan kerja Masjid Agung Awwaluddin Kubu Raya yang beralamat di Jalan Adisucipto, Kecamatan Sungai Raya. 
Ringkasan Berita:
  • Berdasarkan pengakuan salah satu keluarga korban, insiden kecelakaan itu terjadi karena tali sling terputus hingga mengakibatkan 6 korban terhempas setinggi kurang lebih 7 meter.
  • Menanggapi kejadian tersebut, Anggota DPRD Kubu Raya, M. Amri menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa kecelakaan yang menimpa para pekerja di Masjid Awwaluddin tersebut.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Insiden kecelakaan kerja terjadi kepada buruh bangunan di Masjid Agung Awwaluddin Kubu Raya yang beralamat di Jalan Adisucipto, Kecamatan Sungai Raya, Jumat 10 April 2026, siang.

Diketahui sebanyak 6 pekerja yang dikabarkan terjatuh dari lift barang yang digunakan untuk bekerja, pada saat jam istirahat.

Dari 6 korban, 3 diantaranya mengalami luka berat.

Berdasarkan pengakuan salah satu keluarga korban, insiden kecelakaan itu terjadi karena tali sling terputus hingga mengakibatkan 6 korban terhempas setinggi kurang lebih 7 meter.

Menanggapi kejadian tersebut, Anggota DPRD Kubu Raya, M. Amri menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa kecelakaan yang menimpa para pekerja di Masjid Awwaluddin tersebut.

BREAKING NEWS - Pekerja Bangunan Masjid Awwaluddin Kubu Raya Alami Kecelakaan dan Dilarikan RS

"Ini musibah. Tentu kami turut prihatin mendengar kabar kecelakaan kerja itu," katanya kepada tribunpontianak.co.id, Jumat 10 April 2026, malam.

Selain itu, ia mengatakan bahwa korban yang ada harus segera di tangani oleh pihak rumah sakit termasuk segala pembiayaan.

"Tentu ini harusnya dapat di tanggung oleh pihak terkait atau berkomunikasi langsung dengan pemerintah daerah, karena infonya pasien yang terkena musibah tidak tercover BPJS," ujarnya. 

Selain itu, ia juga mengimbau kepada seluruh pekerja yang masih bekerja untuk mendaftarkan dirinya ke BPJS Ketenagakerjaan.

"Ini penting untuk jaminan kecelakaan kerja, sehingga kalo terjadi kecelakaan para pekerja sudah tercover BPJS," tutupnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved