Solar Subsidi Langka
Warga Terpaksa Pilih Speedboat Walau Harga Lebih Tinggi
"Kalau naik kelotok Rp90ribu kalau speedboat Rp110ribu. Saya karena ada acara keluarga di Sponti Kayong Utara, jadi tak bisa ditunda lagi," jelasnya.
Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Berdasarkan informasi yang dihimpun, kalau pun ada harga BBM jenis solar itu dibandrol dengan harga tinggi.
- Ia yang harus menghadiri acara keluarga di Sponti, Kayong Utara terpaksa harus memilih alternatif lain.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Transportasi kapal kelotok di Pelabuhan Sungai Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya mogok massal, sejak dua hari ini.
Hal itu diduga sebagai bentuk protes pengusaha kapal karena sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar dengan harga sesuai.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kalau pun ada harga BBM jenis solar itu dibandrol dengan harga tinggi.
Sejumlah warga pun mengaku kesulitan dan terpaksa harus memilih Speedboat walau harga tiket lebih Tinggi
"Terpaksalah bang, tak ada kendaraan lain lagi," kata Warga Kubu Raya, Saifudin kepada tribunpontianak.co.id, Senin 18 Mei 2026.
• Kapal Kelotok Rasau Jaya–Padang Tikar Mendadak Mogok Massal, Ini Ternyata Biang Keroknya
Ia yang harus menghadiri acara keluarga di Sponti, Kayong Utara terpaksa harus memilih alternatif lain.
"Kalau naik kelotok Rp90ribu kalau speedboat Rp110ribu. Saya karena ada acara keluarga di Sponti Kayong Utara, jadi tak bisa ditunda lagi," jelasnya.
Tak hanya itu, ia juga mengaku baru pertama kali menaiki alternatif speedboat.
"Biasanya kapal kelotok," ucapnya.
Dirinya pun berharap agar aktivitas kapal kelotok bisa kembali seperti biasanya.
"Harapannya seperti biasa lagi lah, agak berat juga sih ini, cuma mau gimana lagi lah," tutupnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/SPEEDBOAT-435ref.jpg)