Ragam Contoh

10 Makanan yang Sebaiknya Dibatasi agar Jantung Tetap Sehat

Beberapa jenis makanan diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL), tekanan darah, peradangan

Tayang:
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YOUTUBE
MAKANAN- Beberapa jenis makanan diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL), tekanan darah, peradangan, hingga risiko penyumbatan pembuluh darah jika dikonsumsi terlalu sering. 
Ringkasan Berita:
  • Beberapa jenis makanan diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL), tekanan darah, peradangan, hingga risiko penyumbatan pembuluh darah jika dikonsumsi terlalu sering.
  • Kondisi tersebut dapat memicu berbagai penyakit dalam bidang Kardiologi seperti serangan jantung maupun stroke.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Menjaga kesehatan jantung tidak hanya bergantung pada olahraga dan kemampuan mengelola stres. Pola makan sehari-hari juga memiliki peran besar dalam menentukan kondisi jantung.

Beberapa jenis makanan diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL), tekanan darah, peradangan, hingga risiko penyumbatan pembuluh darah jika dikonsumsi terlalu sering.

Kondisi tersebut dapat memicu berbagai penyakit dalam bidang Kardiologi seperti serangan jantung maupun stroke.

Karena itu, penting untuk mengetahui makanan apa saja yang sebaiknya dibatasi agar kesehatan jantung tetap terjaga.

Berikut 10 makanan yang perlu diwaspadai beserta alternatif yang lebih ramah bagi jantung.

1. Daging Olahan (Sosis, Nugget, Kornet)

Daging olahan umumnya tinggi natrium, lemak jenuh, serta bahan pengawet seperti nitrat. Konsumsi natrium berlebih dapat memicu tekanan darah tinggi yang menjadi faktor risiko utama penyakit jantung.

Alternatif lebih sehat:
Dada ayam tanpa kulit, ikan, tempe, tahu, atau daging segar tanpa banyak lemak.

2. Gorengan

Gorengan sering mengandung lemak trans dan lemak jenuh, terutama jika minyak goreng digunakan berulang kali. Lemak trans dapat meningkatkan LDL sekaligus menurunkan kolesterol baik (HDL).

Alternatif lebih sehat:
Makanan yang dipanggang, dikukus, direbus, atau dimasak menggunakan air fryer dengan sedikit minyak.

5 Kebiasaan yang Bisa Memicu Kanker Ginjal, Penyakit yang Pernah Diderita Vidi Aldiano

3. Makanan Cepat Saji

Menu seperti burger, ayam goreng tepung, dan kentang goreng biasanya tinggi kalori, natrium, dan lemak jenuh, tetapi rendah serat.

Kombinasi ini dapat meningkatkan berat badan, tekanan darah, serta kolesterol dalam tubuh.

Alternatif lebih sehat:
Makanan rumahan dengan gizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat kompleks, protein tanpa lemak, dan sayuran.

4. Minuman Manis Kemasan (Soda, Teh Manis Botol, Sirup)

Minuman manis kemasan mengandung gula tinggi yang berkaitan dengan obesitas, resistensi insulin/diabetes, peningkatan trigliserida, dan peradangan—semuanya berkontribusi pada meningkatnya risiko penyakit jantung.

Alternatif: air putih, infused water, teh tanpa gula, kopi tanpa gula (secukupnya).

5. Makanan Tinggi Garam (Keripik, Snack Asin, Mie Instan)

Kandungan natrium yang tinggi dapat menyebabkan tubuh menahan cairan dan menaikkan tekanan darah. Jika terjadi terus-menerus, pembuluh darah dan jantung bekerja lebih keras.

Alternatif: buah segar, yogurt plain, kacang tanpa garam (secukupnya), popcorn tanpa banyak garam/mentega.

6. Pastry, Donat, Kue Kering, dan Biskuit Tertentu

Banyak produk pastry mengandung tepung olahan, gula tinggi, serta lemak jenuh/lemak trans. Kebiasaan mengonsumsi makanan ini dapat memperburuk profil kolesterol dan memicu peradangan, terutama bila dikonsumsi rutin.

Alternatif: oat, roti gandum utuh, camilan homemade dengan gula dan minyak lebih terkontrol.

7. Daging Berlemak dan Kulit Ayam

Bagian daging yang berlemak dan kulit ayam mengandung lebih banyak lemak jenuh. Konsumsi lemak jenuh berlebihan dapat meningkatkan LDL dan mempercepat pembentukan plak pada pembuluh darah.

Alternatif: potongan daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, ikan, protein nabati (tempe/tahu).

8. Produk Susu Tinggi Lemak

Produk susu tinggi lemak (full cream, keju tinggi lemak, krim) cenderung mengandung lebih banyak lemak jenuh, yang pada sebagian orang dapat memengaruhi kadar kolesterol jika dikonsumsi berlebihan dan sering.

Alternatif: susu rendah lemak, yogurt plain rendah lemak, atau sumber kalsium lain seperti tahu/tempe dan sayuran hijau.

9. Makanan Bersantan dan Berminyak

Santan kental dan masakan yang dimasak lama sering tinggi lemak jenuh, terlebih bila ditambah minyak berlebih. Sesekali tidak masalah, tetapi terlalu sering dapat berdampak pada kolesterol dan kesehatan pembuluh darah.

Alternatif: santan encer secukupnya, sayur bening, sup, pepes, atau olahan rebus/panggang.

10. Alkohol Berlebihan

Konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah, trigliserida, serta mengganggu irama jantung pada sebagian orang. Selain itu, alkohol juga menambah kalori.

Alternatif lebih sehat:
Jika memungkinkan, batasi atau hindari alkohol dan pilih minuman non-alkohol yang lebih aman.

5 Bantuan Sosial Cair Mulai 9 Maret 2026: BLT Dana Desa, PKH, hingga BPNT Siap Disalurkan

Tips Praktis Agar Jantung Lebih Sehat

Agar tidak sekadar "menghindari", berikut langkah yang lebih mudah diterapkan sehari-hari:

- Perbanyak serat: sayur, buah, oat, kacang-kacangan, biji-bijian.

- Pilih lemak baik: alpukat, ikan berlemak (salmon/sarden), minyak zaitun, kacang.

- Batasi gula dan garam: biasakan cek label "gula" dan "natrium".

- Metode masak lebih sehat: kukus, rebus, panggang, pepes.

- Rutin aktivitas fisik: minimal 150 menit/minggu intensitas sedang (sesuaikan kondisi).

Kesimpulannya, untuk menjaga jantung tetap sehat, penting membatasi daging olahan, gorengan, fast food, minuman manis, makanan tinggi garam, pastry, daging berlemak, susu tinggi lemak, makanan bersantan kental, dan alkohol berlebihan.

Kunci utamanya adalah pola makan seimbang dan konsisten.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved