Pemkab Ketapang Dukung Sensus Ekonomi 2026, Masyarakat Diminta Berikan Data yang Jujur

Repalianto menyampaikan apresiasi kepada BPS yang telah melaksanakan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Ketapang.

Tayang:
TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA
PUKUL GONG - Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto, mewakili Bupati Ketapang saat melakukan pemukulan gong sebagai tanda pencanangan dan pelepasan petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Ketapang, di Hotel Borneo Ketapang, Sabtu 13 Juni 2026. Repalianto juga mengajak seluruh masyarakat, pelaku usaha, organisasi, serta para pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. 

Repalianto menegaskan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi bukan hanya menjadi tanggung jawab BPS semata, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, Pemerintah Kabupaten Ketapang optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar serta menghasilkan data berkualitas yang bermanfaat untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

Tentang Sensus Ekonomi 2026

Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026.

Program pendataan lengkap ini bertujuan untuk memotret seluruh sektor usaha di Indonesia, mencakup usaha mikro, UMKM, ekonomi digital, hingga perusahaan berskala besar.

Jadwal dan Tahapan Sensus

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dibagi menjadi beberapa tahapan metode pendataan: 

Usaha Besar: Pendataan dilakukan melalui metode Computer Assisted Web Interviewing (CAWI), di mana pelaku usaha mengisi kuesioner secara mandiri menggunakan tautan resmi dari BPS

Usaha Menengah, Mikro, dan Kecil (UMK): Petugas BPS melakukan pendataan langsung (door-to-door) dari rumah ke rumah menggunakan metode Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI).

Lingkup Usaha yang Didata

Sensus ini mencakup semua aktivitas usaha nonpertanian yang beroperasi di berbagai sektor, termasuk: 

Bisnis berskala mikro dan rumahan (seperti warung kelontong).

Usaha kecil hingga menengah (UMKM).

Usaha berskala besar dan perusahaan korporasi.

Pelaku usaha di sektor ekonomi kreatif dan digital. 

Tujuan Pelaksanaan

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved