Pemkab Ketapang Dukung Sensus Ekonomi 2026, Masyarakat Diminta Berikan Data yang Jujur
Repalianto menyampaikan apresiasi kepada BPS yang telah melaksanakan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Ketapang.
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Dhita Mutiasari
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Ketapang mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
- Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Ketapang, Repalianto, saat menghadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Hotel Borneo Ketapang.
- Repalianto menegaskan bahwa Sensus Ekonomi yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali memiliki peran penting sebagai sumber data strategis untuk penyusunan kebijakan pembangunan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang menegaskan komitmennya untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS).
Dukungan tersebut dinilai penting mengingat hasil sensus akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan dan penguatan ekonomi di daerah maupun nasional.
Komitmen itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto, saat mewakili Bupati Ketapang menghadiri kegiatan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung di Hotel Borneo Ketapang, Sabtu 13 Juni 2026.
Kegiatan pencanangan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar secara serentak di seluruh Indonesia untuk memperoleh data dan informasi mengenai kondisi perekonomian nasional, termasuk di Kabupaten Ketapang.
• Buka Sosialisasi Sensus Ekonomi, Romi Tegaskan Pentingnya Data Valid untuk Kebijakan Kayong Utara
Dalam sambutannya, Repalianto menyampaikan apresiasi kepada BPS yang telah melaksanakan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Ketapang.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah awal yang sangat penting dalam mendukung tersedianya data ekonomi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, kami menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Badan Pusat Statistik atas pelaksanaan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 ini. Kegiatan ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam menyukseskan pelaksanaan sensus yang akan menjadi sumber data strategis bagi pembangunan bangsa dan daerah,” ujar Repalianto.
Ia menjelaskan, Sensus Ekonomi merupakan kegiatan pendataan yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan potensi ekonomi Indonesia.
Pendataan tersebut mencakup seluruh kegiatan usaha nonpertanian, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga perusahaan besar, baik yang beroperasi secara konvensional maupun berbasis digital.
Menurut Repalianto, data yang akurat, lengkap, dan terpercaya merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
Oleh karena itu, hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai struktur ekonomi, karakteristik usaha, perkembangan ekonomi digital, hingga berbagai potensi ekonomi yang dimiliki Kabupaten Ketapang.
“Data yang dihasilkan nantinya akan sangat bermanfaat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat daya saing daerah,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Repalianto juga mengajak seluruh masyarakat, pelaku usaha, organisasi, serta para pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Ia meminta masyarakat memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus agar informasi yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi yang ada di lapangan.
Selain itu, seluruh perangkat daerah juga diminta memberikan dukungan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing guna membantu kelancaran proses pendataan.
Sensus Ekonomi 2026
Ketapang
Badan Pusat Statistik
BPS
Repalianto
Sekda Ketapang
Pemkab Ketapang
Pencanangan Sensus Ekonomi
| Tegas Berantas PETI, Polres Ketapang Tuntaskan Perkara Pertambangan Emas Tanpa Izin di Sandai |
|
|---|
| Kenaikan Harga Tiket Pesawat Hingga 70 Persen, Traveler Kalbar Putar Otak untuk Berhemat |
|
|---|
| Bupati Ketapang Tinjau Sarana Pendidikan dan Infrastruktur di Desa Labai Hilir |
|
|---|
| Sejumlah SPPG Program Makan Bergizi Gratis di Ketapang dan Kayong Utara Sempat Berhenti |
|
|---|
| Polres Ketapang Bersama Bank Mandiri Taspen Gelar Senam Bersama dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Sekda-Ketapang-Buka-Sensus1406.jpg)