Mempawah Dalam Data
Menantang Adrenalin di Bukit Sambora: Magnet Baru Wisata Petualangan di Mempawah
Lanskap pariwisata Kabupaten Mempawah tidak lagi didominasi oleh wisata pesisir dan sejarah.
Ringkasan Berita:
- Belakangan, tren wisata minat khusus (adventure tourism) mulai bergeser ke wilayah dataran tinggi.
- Salah satu yang paling menyedot perhatian para pencinta alam dan pemburu matahari terbit (sunrise) adalah Bukit Sambora, yang terletak di Desa Sambora, Kecamatan Toho.
- Bukit yang menawarkan panorama alam asri ini bertransformasi menjadi destinasi favorit, khususnya bagi generasi muda yang menggemari aktivitas hiking dan camping.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Lanskap pariwisata Kabupaten Mempawah tidak lagi didominasi oleh wisata pesisir dan sejarah.
Belakangan, tren wisata minat khusus (adventure tourism) mulai bergeser ke wilayah dataran tinggi.
Salah satu yang paling menyedot perhatian para pencinta alam dan pemburu matahari terbit (sunrise) adalah Bukit Sambora, yang terletak di Desa Sambora, Kecamatan Toho.
Bukit yang menawarkan panorama alam asri ini bertransformasi menjadi destinasi favorit, khususnya bagi generasi muda yang menggemari aktivitas hiking dan camping.
Dari puncak Bukit Sambora, wisatawan disuguhkan pemandangan dramatis berupa hamparan kabut pagi yang menyelimuti perbukitan Toho, sebuah pemandangan yang kerap dijuluki warga lokal sebagai "negeri di atas awan" milik Mempawah.
Bukit Sambora adalah destinasi wisata alam dan olahraga dirgantara (paralayang) yang berlokasi di Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Berada di ketinggian 606 mdpl, kawasan ini menyuguhkan panorama alam pegunungan dan telah resmi bersertifikat layak terbang oleh TNI AU.
Infrastruktur
Kendati menawarkan pesona yang memikat, jalur pendakian Bukit Sambora yang cukup terjal dan menantang menjadi catatan tersendiri bagi pihak pengelola.
Untuk mencapai puncak, pendaki harus melewati jalur tanah dan bebatuan yang membutuhkan stamina prima, terutama saat musim penghujan ketika trek menjadi licin.
Baca juga: Sosok Stephen Natsav Wakili Mempawah di Pesparawi Nasional 2026, Dilepas Langsung Wabup Juli Suryadi
Guna mengantisipasi risiko keselamatan seiring meningkatnya popularitas bukit ini, pengelola setempat mulai memperketat regulasi bagi para pendaki yang ingin berkemah.
Dengan pengelolaan yang berbasis lingkungan (ecotourism) dan dukungan regulasi yang tepat, Bukit Sambora diprediksi akan menjadi pilar baru pariwisata Mempawah yang mampu memecah konsentrasi wisatawan agar tidak hanya bertumpu di kawasan pesisir pantai.
Aksesibilitas
Lokasi ini masih dalam tahap pengembangan infrastruktur.
Kondisi jalan menuju puncak masih berupa tanah, sehingga disarankan untuk menggunakan kendaraan yang memadai dan tidak disarankan naik saat hujan.
Daya Tarik Utama
Menjadi pusat olahraga aerosport (paralayang) bekerja sama dengan Komunitas Paralayang Kalbar dan area Tambora Skyline.
Terdapat juga potensi wisata air terjun di sekitar kawasan ini.
Mempawah Dalam Data
Pariwisata
Bukit Sambora
Kecamatan Toho
Kabupaten Mempawah
Kalimantan Barat
Paralayang
| Pesona Pulau Temajo: Permata Tropis Mempawah yang Menanti Tatapan Dunia |
|
|---|
| Profil Kecamatan Jongkat Kabupaten Mempawah yang Berbatasan Langsung dengan Ibu Kota Provinsi Kalbar |
|
|---|
| Profil Geografis dan Potensi Sektor Unggulan Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah |
|
|---|
| Profil Kecamatan Toho, Gerbang Timur Kabupaten Mempawah |
|
|---|
| Profil Strategis Mempawah Hilir: Sentra Administrasi dan Penopang Ekonomi Kabupaten Mempawah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Bukit-Raya-Sambora23r4w.jpg)