Danrem 121/ABW Pimpin Penanaman Mangrove dan Pelepasan Tukik di Perbatasan Temajuk
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan mendapat antusiasme dari masyarakat, Forkopimcam Paloh...
Penulis: Imam Maksum | Editor: Dhita Mutiasari
Ringkasan Berita:
- Komandan Kodim 1208/Sambas, Letkol Inf Dwiyanto Kusumo, mendampingi Danrem 121/ABW, Brigjen TNI Purnomosidi, dalam kunjungan kerja ke wilayah perbatasan Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Sabtu (6/6/2026).
- Dalam kegiatan tersebut, Danrem memimpin aksi penanaman mangrove dan pelepasan tukik sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan pesisir.
- Kegiatan mendapat dukungan dan antusiasme dari masyarakat, Forkopimcam Paloh, pelajar.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - SAMBAS – Komandan Kodim 1208/Sambas, Letkol Inf Dwiyanto Kusumo, mendampingi Danrem 121/ABW Brigjen TNI Purnomosidi dalam kunjungan kerja di wilayah perbatasan Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Sabtu 6 Juni 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Brigjen TNI Purnomosidi memimpin kegiatan penanaman mangrove dan pelepasan tukik di kawasan pesisir Desa Temajuk sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup di wilayah perbatasan.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan mendapat antusiasme dari masyarakat, Forkopimcam Paloh, pelajar, serta berbagai instansi terkait yang turut hadir.
• Abrasi Pantai Arung Parak Capai 20 Meter per Tahun, Sambas Minta Dukungan Pemerintah Pusat
Penanaman Mangrove dan Pelepasan Tukik
Danrem 121/ABW Brigjen TNI Purnomosidi menegaskan bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Penanaman mangrove dan pelepasan tukik ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bentuk kepedulian nyata terhadap kelestarian alam yang akan memberikan manfaat bagi generasi mendatang. Kami berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga dan merawat lingkungan pesisir,” ujarnya.
Selain kegiatan pelestarian lingkungan, Danrem juga dikenal aktif mendorong berbagai program yang mendukung ketahanan wilayah dan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan.
Edukasi Pentingnya Menjaga Ekosistem Pesisir
Sementara itu, Dandim 1208/Sambas Letkol Inf Dwiyanto Kusumo mengatakan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pantai dan habitat satwa laut yang dilindungi.
Menurutnya, peningkatan kesadaran masyarakat sangat penting agar kawasan pesisir perbatasan tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat sekitar.
“Melalui aksi penanaman mangrove dan pelepasan tukik ini, TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup,” ungkapnya.
Komitmen TNI Jaga Lingkungan Perbatasan
Letkol Inf Dwiyanto Kusumo menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap pelestarian lingkungan serta upaya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan laut di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ia menambahkan, penanaman mangrove memiliki manfaat penting dalam mencegah abrasi pantai, menjaga habitat berbagai biota laut, serta mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir.
“Selain sebagai langkah konservasi, penanaman mangrove juga bertujuan mencegah abrasi pantai dan menjaga habitat berbagai biota laut. Kegiatan pelestarian mangrove merupakan bagian dari upaya berkelanjutan TNI dalam menjaga ekosistem pesisir,” ucapnya.
Alasan Tukik Penyu Harus Dilepaskan ke Laut
Tukik (anak penyu) perlu dilepaskan ke laut karena merupakan bagian penting dari upaya konservasi penyu yang populasinya terus menurun akibat berbagai ancaman.
Berikut beberapa alasan mengapa tukik perlu dilepaskan:
1. Menjaga Kelestarian Populasi Penyu
Danrem 121 ABW
Brigjen TNI Purnomosidi
Dandim 1208 Sambas
Letkol Inf Dwiyanto Kusumo
Kodim 1208 Sambas
Korem 121 Abw
Temajuk
Pelepasan Tukik
konservasi
tukik penyu
| Kurniawan Ketua Forum DAS Sintang: Tanpa Langkah Nyata, Kerusakan DAS di Sintang Akan Semakin Parah |
|
|---|
| Bupati Sintang Kukuhkan Forum DAS 2025-2029, Fokus Jaga Kelestarian Sungai dan Lingkungan |
|
|---|
| Temajuk Jadi Primadona Libur Idul Adha, Ribuan Wisatawan Padati Destinasi Favorit |
|
|---|
| Mengintip Potensi Wisata Dunia, Kilas Balik Sejarah Nusantara, dan Harmoni Keberagaman Batas Negeri |
|
|---|
| 5000 Wisatawan Serbu Pantai Temajuk, Laut Biru dan Musim Ubur-Ubur Jadi Daya Tarik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Lepas-Tukik-Temajuk0706.jpg)