Breaking News

Hari Lahir Pancasila

Bupati Aron: Selama Darah Indonesia Mengalir, Pancasila Tetap Hidup!

Sebaliknya, momen ini harus menjadi ladang refleksi suci untuk merawat dan mengidupkan kembali nilai-nilai dasar bangsa dalam sanubari

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Chris Hamonangan Pery Pardede
HARI LAHIR PANCASILA - Bupati Sekadau, Aron, memimpin apel peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Kantor Bupati Sekadau, pada Selasa, 2 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, Aron mengajak seluruh masyarakat menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diwujudkan dalam tindakan nyata guna memperkuat persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan global. 

Ringkasan Berita:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Semangat nasionalisme dan jiwa patriotisme membakar sanubari ratusan peserta yang memadati Lapangan Upacara Kantor Bupati Sekadau, Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah, Kecamatan Sekadau Hilir.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sekadau menggelar apel besar dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 pada Selasa, 2 Juni 2026.

Apel yang berlangsung khidmat dan penuh kharisma ini dipimpin langsung oleh Bupati Sekadau, Aron. Agenda sakral ini diikuti oleh jajaran unsur Forkopimda, Aparatur Sipil Negara (ASN), personel TNI-Polri, organisasi kepemudaan, para pelajar, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Sekadau yang kompak menyatukan tekad demi bumi pertiwi.

Dalam amanatnya yang menggelegar, Bupati Sekadau Aron menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh terjebak hanya menjadi sekadar agenda seremonial tahunan. 

Sebaliknya, momen ini harus menjadi ladang refleksi suci untuk merawat dan mengidupkan kembali nilai-nilai dasar bangsa dalam sanubari setiap warga.

Ajang Talenta Sekadau 2026 Resmi Dibuka, Wabup Subandrio Optimis Cetak Generasi Emas 2045

"Hari ini kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," tegas Aron dengan nada patriotik di hadapan peserta upacara.

Pancasila Jadi Jangkar Moral Indonesia di Tengah Guncangan Dunia

Aron memaparkan bahwa tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yakni "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", memuat pesan filosofis yang sangat mendalam dan relevan dengan konstelasi global saat ini.

Nilai-nilai luhur yang digali dari akar budaya bangsa ini terbukti ampuh tidak hanya sebagai perekat kebinakaan internal, tetapi juga menjadi kompas penciptaan perdamaian dunia. 

Pancasila teruji kokoh menjadi perisai bangsa dalam menghadapi derasnya arus ketidakpastian global, disrupsi teknologi, hingga benturan geopolitik internasional.

"Di tengah dunia yang diwarnai berbagai ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan. Pancasila menjadi jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global," katanya penuh kebanggaan.

Implementasi Sila Kedua: Indonesia Kibarkan Misi Perdamaian Dunia

Melanjutkan pidatonya, Aron mengingatkan seluruh masyarakat Sekadau mengenai tanggung jawab konstitusional bangsa untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945.

Prinsip musyawarah dan mufakat yang diwariskan para pendiri bangsa kini menjadi modal diplomasi internasional yang disegani.

"Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera PBB, peran dalam mediasi konflik regional, hingga konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah merupakan wujud nyata implementasi sila kedua, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab," tuturnya disambut riuh tepuk tangan nasionalisme peserta.

Generasi Muda Sekadau Harus Jadikan Pancasila Sebagai Ideologi Hidup

Di era modernisasi, Bupati Sintang mengingatkan agar derap kemajuan ekonomi dan kecanggihan teknologi tidak menggerus moralitas asli bangsa. 

Ia mengetuk pintu hati generasi muda di Kabupaten Sekadau untuk tidak sekadar menghafal Pancasila, melainkan menjadikannya sebagai living ideology—ideologi yang hidup dan bergerak dalam tindakan sehari-hari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved