Ular Kobra Muncul di Permukiman Sekadau, Damkar Bergerak Cepat Evakuasi
Tim Damkar tiba di lokasi tiga menit kemudian dan langsung melakukan pencarian di sekitar rumah kosong tempat ular pertama kali terlihat.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Kepala DPKP Kabupaten Sekadau, Eko Sulistyo, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga pada pukul 13.18 WIB.
- Tim Damkar tiba di lokasi tiga menit kemudian dan langsung melakukan pencarian di sekitar rumah kosong tempat ular pertama kali terlihat.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sekadau melakukan evakuasi seekor ular kobra yang ditemukan di kawasan permukiman warga, pada Senin 4 Mei 2026.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Merdeka Selatan Gang Pisang, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir.
Kepala DPKP Kabupaten Sekadau, Eko Sulistyo, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga pada pukul 13.18 WIB.
Pelapor diketahui bernama Nixon Edward Tambunan yang datang langsung ke posko untuk meminta bantuan evakuasi.
"Setelah menerima laporan, petugas segera berkoordinasi dan bergerak menuju lokasi pada pukul 13.22 WIB," ujar Eko saat dikonfirmasi pada Selasa, 5 Mei 2026.
Tim Damkar tiba di lokasi tiga menit kemudian dan langsung melakukan pencarian di sekitar rumah kosong tempat ular pertama kali terlihat.
• Bobol Rumah Lewat Ventilasi, Satreskrim Polres Sekadau Bekuk Tersangka Pencurian
Warga menyebut ular sempat keluar dari kolong rumah menuju area kamar mandi.
Petugas kemudian menyisir bagian bawah kolong dan area sekitar rumah hingga akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi ular tersebut.
"Evakuasi berjalan lancar dan selesai pada pukul 13.32 WIB. Tidak ada korban dalam kejadian ini," tambahnya.
Ia menjelaskan, keberadaan ular tersebut sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan sekitar.
Namun, situasi berhasil dikendalikan setelah hewan liar itu diamankan petugas.
Proses evakuasi juga dilakukan bersama anggota pihak kepolisian.
Eko menambahkan, penanganan hewan liar oleh Damkar mengedepankan prinsip penyelamatan, baik terhadap manusia maupun hewan.
"Biasanya kami lepas ke habitat asal yang jauh dari pemukiman biasa juga kita kasi ke pecinta reptil sekadau. Namun untuk ular cobra kemaren kita lepas dihabitatnya," jelasnya.
DPKP Sekadau juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemunculan hewan liar, terutama di lingkungan permukiman.
berita ular kobra
korban ular kobra
Ular Kobra
Jenis ular kobra
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Senin 4 Mei 2026
Selasa 5 Mei 2026
Kalbar
Kalimantan Barat
Sekadau
| Harga Solar Rp 9-10 Ribu per Liter, Nelayan Semudun Mempawah Nilai Kuota Terbatas |
|
|---|
| Pansus LKPJ Minta Pemkab Sintang Ambil Alih Pengelolaan Bukit Kelam dan Hutan Wisata Baning |
|
|---|
| Sintang Disiapkan Jadi Sentra Bawang Putih, Target 5.000 Hektar dari Kementan RI |
|
|---|
| Nelayan Selakau Masih Sulit Dapatkan BBM, HNSI Sambas Dorong Penambahan Kuota dan SPBUN |
|
|---|
| Bangkit Setelah Vakum, Abelnus Terpilih Ketua DPD APKASINDO Sambas Periode 2025-2030 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ular-kobra-435erfgd.jpg)