Pria Diduga Lompat ke Sungai, Warga Rambi Sambas Heboh Temukan Sepeda Motor di Jembatan
Warga Dusun Rambi, Desa Saing Rambi, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, heboh menduga seorang warga nekad terjun ke Sungai.
Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Dugaan itu menghebohkan warga setelah menemukan sejumlah barang berupa sepeda motor, dompet, gelang, sandal milik pria inisial RB (24) di atas jembatan Senin pagi.
- Dari bawah jembatan itu, pantauan Tribun pada siang sekitar pukul 15.00 WIB, sejumlah warga masih penasaran untuk mengetahui kemana RB berada.
- Warga juga mengaku bahwa pihak kepolisian Polsek Sambas dan Polres Sambas telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Warga Dusun Rambi, Desa Saing Rambi, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, heboh menduga seorang warga nekad terjun ke aliran sungai Sambas Kecil, Senin 27 April 2026.
Dugaan itu menghebohkan warga setelah menemukan sejumlah barang berupa sepeda motor, dompet, gelang, sandal milik pria inisial RB (24) di atas jembatan Senin pagi.
Dari bawah jembatan itu, pantauan Tribun pada siang sekitar pukul 15.00 WIB, sejumlah warga masih penasaran untuk mengetahui kemana RB berada.
Warga juga mengaku bahwa pihak kepolisian Polsek Sambas dan Polres Sambas telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan.
Sejumlah barang diduga milik korban itu sudah diamankan kepolisian untuk penyelidikan. Warga yang mengetahui kejadian itu juga telah diminta keterangan oleh polisi.
Informasi hilangnya keberadaan korban RB tersyiar cepat ke berbagai media sosial. Muncul dugaan bahwa RB nekad melompat dari atas jembatan Rambi untuk terjun ke sungai.
Warga Dusun Rambi, Colo (43 tahun) saksi yang pertama kali melihat barang milik korban di atas jembatan Rambi, membenarkan penemuannya. Menurut Colo ia telah menemukan sepeda motor dari sejumlah barang milik RB.
Baca juga: Bupati Sambas Satono Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30
"Jam 6 pagi kelihatan motor, saya kira motor curian, balik dari kebun jam 9 pagi saya lihat masih ada," kata Colo, Senin 27 April 2026.
Colo merincikan, setelah melihat sepeda motor dan sejumlah barang itu ia berinisiatif mengamankan sejumlah barang tersebut ke bawah jembatan. Tak lama berselang orang tua korban datang ke Desa Saing Rambi.
"Dompet, hp, rokok, minuman arak, gelang, sendal, topi dan obat dan langsung saya amankan, saya bawa ke bawah, di telpon kawan datanglah orang tuanya ke sini," katanya.
Selanjutnya, kata Colo, pihak kepolisian mendatangi TKP untuk mengamankan barang bukti dan membawanya ke kantor polisi.
Dia menambahkan, bahwa sejumlah pengendara melihat korban RB terakhir kali pada pukul 01.00 dini hari.
"Barang-barang tadi dibawa ke Polsek dan saya jadi saksi keterangan. Jam 10 malam orangnya masih ada, kawannya juga lihat masih ada sekitar jam 1 subuh," katanya.
Dia mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan korban RB telah melompat ke sungai.
"Sekitar jam 3 setengah subuh, tinggal motornya aja, kalau terjun atau apa tidak ada yang lihat. Beliau itu adalah bapaknya kawan saya anaknya kawan saya, kawan nyupir," ucapnya.
| Temui Aksi, Gubernur Ria Norsan Tanggapi Tiga Tuntutan Mahasiswa dalam Aksi Kalbar Darurat |
|
|---|
| Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan, Rutan Sanggau Tegaskan Komitmen Berikan Pelayanan Prima |
|
|---|
| Ratusan Knalpot Brong Hasil Penertiban di Kota Singkawang Akan Dijadikan Terumbu Karang |
|
|---|
| Pemkab Ketapang Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah, Soroti Pentingnya Kolaborasi |
|
|---|
| Kasat Lantas Polres Singkawang Imbau Masyarakat Tertib Berlalu Lintas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/TERJUN-KE-SUNGAI-Sejumlah-wa.jpg)