Polda Kalbar

Respons Cepat Laporan Warga, Orangutan di Desa Pemangkat Berhasil Dievakuasi

Tim melakukan identifikasi dan observasi awal terhadap lokasi perkebunan warga yang mengalami kerusakan.

Editor: Jamadin
Humas Polres Bengkayang
ORANG UTAN - Aparat gabungan bersama instansi terkait bergerak cepat melakukan penanganan Orang Uta di Desa Pemangkat, Dusun Pemangkat Jaya, Kecamatan Simpang Hilir, Kamis 23 April 2026 sekitar pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan tim gabungan dari YIARI sebanyak 8 orang, BKSDA 3 orang, Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) 1 orang, Polri 1 personel, TNI 2 personel, serta perwakilan masyarakat setempat. 
Ringkasan Berita:
  • Dilakukan evakuasi dan translokasi orangutan ke kawasan yang lebih aman, yakni di Desa Batu Barat yang termasuk wilayah Taman Nasional Gunung Palung.
  • Polsek Simpang Hilir turut melakukan pendampingan selama proses berlangsung guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, sekaligus membantu dalam pengumpulan informasi terkait kejadian di lapangan.

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait keberadaan orangutan yang merusak lahan perkebunan.

Aparat gabungan bersama instansi terkait bergerak cepat melakukan penanganan di Desa Pemangkat, Dusun Pemangkat Jaya, Kecamatan Simpang Hilir, Kamis 23 April 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini melibatkan tim gabungan dari YIARI sebanyak 8 orang, BKSDA 3 orang, Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) 1 orang, Polri 1 personel, TNI 2 personel, serta perwakilan masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan identifikasi dan observasi awal terhadap lokasi perkebunan warga yang mengalami kerusakan.

 Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya tanda-tanda keberadaan orangutan di sekitar area tersebut, yang diduga menjadi penyebab gangguan terhadap lahan warga.

Sebagai langkah penanganan, tim BKSDA bersama pihak terkait melakukan serangkaian upaya mulai dari respons awal laporan, observasi lapangan, hingga mitigasi konflik antara manusia dan satwa liar.

Baca juga: Dua Orang Utan Jovi dan Jojo Melahirkan di Sub DAS Mendalam Kawasan Orang Utan Betung Kerihun

Selanjutnya, dilakukan evakuasi dan translokasi orangutan ke kawasan yang lebih aman, yakni di Desa Batu Barat yang termasuk wilayah Taman Nasional Gunung Palung.

Polsek Simpang Hilir turut melakukan pendampingan selama proses berlangsung guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, sekaligus membantu dalam pengumpulan informasi terkait kejadian di lapangan.

Kegiatan selesai pada pukul 09.40 WIB dengan situasi aman, lancar, dan kondusif.

Penanganan ini diharapkan dapat mengurangi potensi konflik antara manusia dan satwa liar, serta menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Kayong Utara.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved