Florensius Ronny: ICDN Sintang Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Selain itu, Wabup juga mengingatkan sejumlah tantangan yang akan dihadapi ke depan, di antaranya potensi kemarau panjang serta persoalan

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
BERJABAT TANGAN - Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny menghadiri pelantikan dan pengukuhan Dewan Pengurus Daerah Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (DPD ICDN) Kabupaten Sintang periode 2025–2030 yang digelar di Pendopo Bupati Sintang, Sabtu 18 April 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Ia menegaskan bahwa Kabupaten Sintang merupakan daerah yang majemuk, dihuni berbagai suku dan agama, sehingga membutuhkan peran semua pihak untuk menjaga harmoni dan mendorong kemajuan bersama. 
  • Selain itu, Wabup juga mengingatkan sejumlah tantangan yang akan dihadapi ke depan, di antaranya potensi kemarau panjang serta persoalan kemiskinan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, Florensius Ronny menyampaikan harapan besar kepada kepengurusan ICDN Sintang yang baru dilantik agar mampu mengambil peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. 

“Saya melihat pengurus yang dilantik hari ini merupakan orang-orang yang memiliki kemampuan di bidangnya masing-masing. Ini menjadi kekuatan besar untuk membantu pembangunan Sintang ke depan,” ujar Ronny. 

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Sintang merupakan daerah yang majemuk, dihuni berbagai suku dan agama, sehingga membutuhkan peran semua pihak untuk menjaga harmoni dan mendorong kemajuan bersama. 

“Sintang ini rumah besar bagi semua. Miniaturnya Indonesia. Semua suku ada di sini, dan ICDN diharapkan mampu merangkul serta berkontribusi di tengah masyarakat yang beragam,” tambahnya. 

Heri Saman Minta ICDN Sintang Perkuat SDM dan Kelola SDA

Selain itu, Wabup juga mengingatkan sejumlah tantangan yang akan dihadapi ke depan, di antaranya potensi kemarau panjang serta persoalan kemiskinan. 

Ia menyebutkan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Sintang pada tahun 2025 masih berada di kisaran 8 persen atau sekitar 40 ribu jiwa. 

“Indikator masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan adalah penghasilan di bawah Rp700 ribu per bulan. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama, dan kami berharap ICDN dapat memberikan masukan untuk menurunkan angka tersebut,” jelas Ronny. 

Florensius Ronny juga menyoroti kondisi sumber daya manusia lokal yang dinilai masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam mengisi posisi strategis di perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Sintang, seperti sektor perkebunan kelapa sawit. 

“Di Sintang banyak perusahaan sawit, tetapi belum ada putra daerah ber-KTP Sintang yang menduduki posisi manajer atau general manager. Ke depan, SDM kita harus ditingkatkan agar bisa bersaing dan mengambil peran penting,” tegasnya. 

Di akhir sambutannya, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sintang untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi kontribusi pemikiran dari ICDN

“Kami siap menerima masukan, saran, termasuk hasil riset dan kajian dari ICDN Sintang. Silakan disampaikan kepada pemerintah sebagai bagian dari upaya bersama membangun Kabupaten Sintang,” pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved