Ketapang Dalam Data

Deretan Makanan Khas Ketapang yang Wajib Dicoba Wisatawan

Berbagai makanan khas Ketapang seperti: Ketupat Colet, Ale-ale (kerang khas), Bakmi kepiting, Chai kue , Jenjorong....

Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
KULINER KETAPANG - Makanan atau kuliner khas ketapang diantaranya ale-ale (kiri) dan amplang (kanan).Kuliner khas dari Ketapang, Kalimantan Barat terkenal dengan cita rasa laut, rempah Melayu, dan makanan tradisional yang unik. 

Ringkasan Berita:
  • Kabupaten Ketapang merupakan wilayah terluas di Kalimantan Barat 
  • Selain kekayaan alam, Ketapang juga dikenal memiliki kuliner khas yang masih eksis hingga kini. 
  • Makanan seperti Ketupat Colet, Ale-ale, Sotong Pangkong, hingga Jenjorong masih mudah ditemukan di pasar, warung, dan tempat sarapan.
  • Kuliner tersebut tidak hanya dikonsumsi sehari-hari, tetapi juga memiliki nilai budaya dan sering hadir dalam acara adat maupun hari besar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kabupaten Ketapang merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia, dengan ibu kota berada di Kecamatan Delta Pawan.

Wilayah ini dikenal sebagai kabupaten terluas di Kalimantan Barat, dengan luas mencapai 31.588 km2, hampir setara dengan luas Provinsi Jawa Tengah.

Ketapang juga kaya akan sumber daya alam, terutama bauksit, kelapa sawit, dan karet.

Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Ketapang, yang berada di tepi Sungai Pawan.

Kabupaten Ketapang merupakan wilayah strategis di Kalimantan Barat, tidak hanya karena luas wilayahnya, tetapi juga karena potensi sumber daya alam dan jumlah penduduk yang tersebar di berbagai kecamatan.

Daftar Rumah Sakit di Kabupaten Ketapang Lengkap dengan Alamat dan Fasilitas

Informasi ini penting bagi perencanaan pembangunan, pengelolaan sumber daya, dan pelayanan publik di wilayah kabupaten.

Keberadaan makanan khas Ketapang (Kalimantan Barat) masih sangat eksis hingga sekarang, bahkan menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat setempat.

Makanan-makanan ini tidak hanya bertahan, tetapi juga terus dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari maupun acara adat.

Berbagai makanan khas Ketapang seperti: Ketupat Colet, Ale-ale (kerang khas), Bakmi kepiting, Chai kue , Jenjorong, Sotong pangkong
masih banyak dijual di warung, pasar tradisional, hingga tempat sarapan pagi di daerah Ketapang.

Contohnya, ketupat colet bahkan sering dijadikan menu sarapan dan tersedia luas di warung lokal.

Beberapa makanan khas tidak hanya sekadar kuliner, tetapi juga memiliki nilai budaya: Ketupat colet sering disajikan saat hari besar seperti Idul Fitri atau acara syukuran hingag Ale-ale sudah menjadi ikon daerah Ketapang karena berasal dari hasil laut lokal.

Hal ini menunjukkan bahwa makanan khas tersebut masih dilestarikan sebagai tradisi turun-temurun.

Keberadaan kuliner khas Ketapang juga dipengaruhi oleh bahan baku lokal:

Hasil laut (kerang ale-ale, kepiting, sotong), Bahan tradisional seperti tepung beras, santan, dan gula merah.

Ketersediaan bahan ini membuat makanan khas tetap bisa diproduksi dan dikembangkan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved