Lift Jatuh di Kubu Raya

Update Korban Kecelakaan Kerja Lift Material Jatuh, Pembangunan Masjid Awwaluddin Kubu Raya

Mereka kemudian dibawa ke RSAU dr. Mohammad Sutomo guna menjalani perawatan lebih lanjut.

Editor: Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
KECELAKAAN KERJA - Kolase lift material dan korban yang terjatuh saat dilakukan perawatan di rumah sakit, Jumat 10 April 2026. 6 pekerja jadi korban kecelakaan kerja Masjid Agung Awwaluddin Kubu Raya yang beralamat di Jalan Adisucipto, Kecamatan Sungai Raya. 

Ringkasan Berita:
  1. Enam pekerja bangunan di Kubu Raya terjatuh dari lift material saat hendak istirahat makan siang, sehingga harus mendapatkan penanganan medis.
  2. Tiga pekerja telah pulang karena luka ringan, dua masih dirawat intensif di RSAU dr. Mohammad Sutomo, dan satu korban dirujuk ke RS Kartika Husada untuk perawatan lanjutan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kecelakaan kerja menimpa para pekerja proyek pembangunan Masjid Awwaluddin di Kubu Raya, tepatnya di Jalan Adisucipto, Kecamatan Sungai Raya, pada Jumat siang, 10 April 2026.

Peristiwa tersebut melibatkan enam pekerja bangunan yang terjatuh dari lift material saat hendak turun untuk beristirahat makan siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Insiden itu sontak mengejutkan para pekerja lainnya di lokasi proyek, mengingat lift yang digunakan merupakan sarana utama mobilitas vertikal di area pembangunan.

Baca juga: Identitas Korban Jatuh dari Lift Proyek Masjid Agung Awwaluddin Kubu Raya Lengkap Rincian Cedera

Seluruh korban segera dievakuasi dari lokasi kejadian untuk mendapatkan penanganan medis. 

Mereka kemudian dibawa ke RSAU dr. Mohammad Sutomo guna menjalani perawatan lebih lanjut.

Sehari setelah kejadian, perkembangan kondisi korban mulai menunjukkan perbaikan.

Tiga pekerja dilaporkan telah diperbolehkan pulang karena hanya mengalami luka ringan.

Namun, dua pekerja lainnya masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat kondisi yang lebih serius.

Baca juga: 3 dari 6 Pekerja Luka Serius Terjatuh dari Lift Material Masjid di Kubu Raya, Berikut Kronologinya

Sementara itu, satu korban lainnya terpaksa dirujuk ke RS Kartika Husada untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan yang lebih memadai.

Hingga kini, suasana harap dan cemas masih menyelimuti keluarga para korban.

Mereka memilih tetap berada di sekitar rumah sakit untuk menunggu perkembangan kondisi anggota keluarga yang masih dirawat, sekaligus berharap adanya kabar baik dalam waktu dekat.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan kerja di lingkungan proyek konstruksi.

Penggunaan alat berat dan fasilitas seperti lift material harus selalu diperiksa secara berkala guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang.

Kronologi:

Keluarga korban, Suheri (49), mengungkapkan bahwa insiden tersebut diduga disebabkan oleh patahnya baut pada lift material.

“Mereka mau turun untuk istirahat, diduga bautnya patah lalu jatuh,” ujarnya saat ditemui di sekitar rumah sakit.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved