Sekda Mempawah Minta Agen PERISAI Lebih Gencar Edukasi Pekerja Informal
Upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan terus didorong Pemerintah Kabupaten Mempawah.
Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Hal itu terlihat dari kegiatan peningkatan kapasitas Agen PERISAI yang dibuka langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, di Hotel Patoka, Rabu, 8 April 2026.
- Kegiatan ini dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak, Suhuri Ali, unsur Organisasi Perangkat Daerah terkait, serta para Agen PERISAI Kabupaten Mempawah.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan terus didorong Pemerintah Kabupaten Mempawah.
Hal itu terlihat dari kegiatan peningkatan kapasitas Agen PERISAI yang dibuka langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, di Hotel Patoka, Rabu, 8 April 2026.
Kegiatan ini dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak, Suhuri Ali, unsur Organisasi Perangkat Daerah terkait, serta para Agen PERISAI Kabupaten Mempawah.
Dalam sambutannya, Ismail menekankan bahwa keberadaan Agen PERISAI sangat vital dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama pekerja sektor informal, terhadap pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Peran Agen PERISAI sangat strategis karena mereka langsung bersentuhan dengan masyarakat. Mereka inilah yang memberikan pemahaman kepada pekerja mandiri, pedagang, hingga petani tentang pentingnya perlindungan kerja," ujarnya.
Baca juga: Pra TMMD Kodim 1201/Mempawah Mulai Dikerjakan, Fokus Infrastruktur di Desa Sepang
Menurutnya, peningkatan kapasitas ini menjadi bekal penting agar para agen mampu menyampaikan informasi secara akurat dan meyakinkan.
"Kita ingin para agen ini benar-benar memahami program yang ada, sehingga bisa menyampaikan manfaatnya secara jelas dan tepat sasaran," katanya.
Ia juga berharap, melalui pelatihan tersebut, angka kepesertaan aktif jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Mempawah dapat terus meningkat.
"Jika semakin banyak masyarakat yang terlindungi, maka dampak sosial seperti kemiskinan akibat kehilangan penghasilan bisa kita tekan bersama," tambahnya.
Ismail menegaskan, para Agen PERISAI perlu mengoptimalkan peran di lapangan dengan pola jemput bola agar seluruh lapisan masyarakat dapat dijangkau.
"Kita dorong agen untuk lebih aktif turun langsung ke masyarakat. Dengan begitu, tidak ada lagi pekerja yang belum memahami pentingnya jaminan sosial," tutupnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!
| 57 Bayi dan Balita Ikut PENARI, Upaya Kejar Imunisasi di Kayong Utara |
|
|---|
| Rakor Evaluasi Pencegahan Korupsi di Kubu Raya, Bupati Sujiwo Siap Jaga Integritas Kerja |
|
|---|
| Daftar Rumah Sakit di Kabupaten Ketapang Lengkap dengan Alamat dan Fasilitas |
|
|---|
| Rata-Rata Lama Sekolah di Sekadau 2025 Capai 7,53 Tahun, Masih di Bawah Rata-Rata Nasional |
|
|---|
| Tinjau MBG di SMAN 1 Ketapang, Gubernur Ria Norsan : Dapur Tak Standar Siap Ditutup |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mpawah-Ismail-di-Hotel-Patoka-Rabu-8-April-2026.jpg)