PLN Mempawah Siaga, 8 Gardu Disasar Pencuri dalam Beberapa Bulan Terakhir
Menurut Deni, pelaku umumnya menyasar komponen berbahan tembaga seperti kabel dan bagian instalasi lainnya yang memiliki nilai jual tinggi.
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Manajer ULP PLN Mempawah, Deni Putra Jaya, menegaskan bahwa aksi pencurian tersebut berdampak langsung terhadap keandalan pasokan listrik masyarakat.
- Menurut Deni, pelaku umumnya menyasar komponen berbahan tembaga seperti kabel dan bagian instalasi lainnya yang memiliki nilai jual tinggi.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Aksi pencurian kabel listrik kembali menjadi ancaman serius bagi jaringan PLN di Kabupaten Mempawah, Rabu 8 April 2026.
Dalam beberapa bulan terakhir, pelaku kejahatan dilaporkan telah menyasar sedikitnya delapan gardu listrik di sejumlah titik.
Kondisi ini membuat PLN ULP Mempawah meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengamanan di lapangan.
Manajer ULP PLN Mempawah, Deni Putra Jaya, menegaskan bahwa aksi pencurian tersebut berdampak langsung terhadap keandalan pasokan listrik masyarakat.
"Sudah ada delapan gardu yang menjadi korban pencurian dalam beberapa bulan terakhir. Ini bukan hanya soal kerugian, tapi juga berisiko menyebabkan gangguan listrik bagi pelanggan," tegasnya.
• Sekda Mempawah Buka Rakor KLA 2026, Tekankan Pemenuhan Hak Anak dan Sinergi Lintas Sektor
Menurut Deni, pelaku umumnya menyasar komponen berbahan tembaga seperti kabel dan bagian instalasi lainnya yang memiliki nilai jual tinggi.
Bahkan, tidak menutup kemungkinan pelaku menyamar sebagai petugas untuk mengelabui warga.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya. Petugas resmi PLN pasti menggunakan atribut lengkap seperti seragam, ID card, dan surat tugas," ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, PLN mulai memperkuat komunikasi lintas sektor hingga ke tingkat desa dan kecamatan.
Warga diminta lebih peka terhadap aktivitas mencurigakan, terutama di sekitar gardu listrik.
"Kami sudah menyampaikan himbauan ke pemerintah desa dan kecamatan. Peran masyarakat sangat penting dalam mencegah aksi pencurian ini," katanya.
Tak hanya itu, PLN juga menggencarkan sosialisasi kepada warga yang tinggal di sekitar gardu atau wilayah rawan.
Melalui pendekatan ini, masyarakat diajak menjadi bagian dari sistem pengamanan.
"Kami lakukan sosialisasi di ring satu gardu. Jika ada aktivitas mencurigakan, masyarakat bisa langsung melapor melalui PLN Mobile atau petugas terdekat," jelas Deni.
Pengawasan operasional pun diperketat dengan patroli rutin, terutama pada malam hari yang dianggap sebagai waktu rawan aksi pencurian.
PLN Mempawah
Deni Putra Jaya
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Rabu 8 April 2026
Kalbar
Kalimantan Barat
Mempawah
| Suhu Udara Meningkat Drastis, Polres Kubu Raya Warning Warga di 4 Kecamatan Rawan Karhutla Ini! |
|
|---|
| Polres Singkawang Agendakan Periksa Remaja Pemukul Palu Besok, Didampingi Bapas hingga Peksos! |
|
|---|
| Kondisi Siswa SMP Singkawang Korban Kebrutalan Hantaman Palu Mulai Stabil, Kaki Kanan Masih Lumpuh |
|
|---|
| Sekda Yusran Anizam Siapkan Anggaran Darurat BTT Hadapi Kemarau Ekstrem! |
|
|---|
| Dua Kasus Narkoba Terbongkar, Polres Mempawah Hancurkan Barang Bukti Senilai Jutaan Rupiah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/PLN-Mempawah-435resfdc.jpg)