Kebakaran Lahan Gambut di Anjongan Melancar Petugas Berjibaku Padamkan Api yang Mendekati Jalan Raya
Lahan yang terbakar diketahui merupakan lahan gambut kering yang tidak dikelola dan hingga kini belum diketahui pemiliknya.
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Api dilaporkan membakar hamparan lahan gambut kering dan semak belukar hingga meluas ke pinggir Jalan Raya Anjongan-Sungai Pinyuh.
- Lahan yang terbakar diketahui merupakan lahan gambut kering yang tidak dikelola dan hingga kini belum diketahui pemiliknya.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah RT 14 RW 01 Kelurahan Anjongan Melancar, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah, Kamis 5 Maret 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.
Api dilaporkan membakar hamparan lahan gambut kering dan semak belukar hingga meluas ke pinggir Jalan Raya Anjongan-Sungai Pinyuh.
Lahan yang terbakar diketahui merupakan lahan gambut kering yang tidak dikelola dan hingga kini belum diketahui pemiliknya.
Kobaran api bahkan sempat mendekati bangunan ruko kafe yang berada di pinggir jalan raya.
Kapolsek Anjongan, Iptu Andrianto, mengatakan bahwa pihaknya bersama berbagai instansi langsung turun ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas.
"Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami langsung menuju lokasi bersama tim gabungan untuk melakukan upaya pemadaman. Api sempat meluas hingga mendekati bangunan di pinggir jalan raya, sehingga kami berupaya maksimal agar tidak menjalar lebih jauh," ujar Iptu Andrianto.
• 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Ini Penyebab Udara Mempawah Masuk Kategori Berbahaya
Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu oleh tim gabungan yang terdiri dari Polres Mempawah, BPBD Kabupaten Mempawah, Polsek Sungai Pinyuh, Polsek Anjongan, personel Koramil Sungai Pinyuh, serta Satlantas Polres Mempawah.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Polres Mempawah mengerahkan 1 unit Water Canon, sementara BPBD Kabupaten Mempawah menurunkan 3 unit mobil tangki pemadam untuk membantu proses pemadaman api.
Menurut Kapolsek, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare dan hingga saat ini petugas masih terus melakukan upaya pemadaman di lokasi.
"Kami bersama tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan di area yang terbakar. Saat ini api masih berupaya dikendalikan agar tidak meluas ke area lain," jelasnya.
Namun demikian, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala di lapangan.
Di antaranya tidak tersedianya sumber air di sekitar lokasi kebakaran, kondisi lahan gambut yang kering dengan hamparan luas, serta cuaca panas tanpa curah hujan disertai angin kencang yang mempercepat penyebaran api.
Iptu Andrianto juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca panas yang berpotensi memicu kebakaran lebih luas.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kondisi cuaca saat ini cukup panas dan berangin sehingga sangat rawan terjadi kebakaran yang sulit dikendalikan," tegasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Kebakaran Lahan Gambut
kebakaran lahan
Korban Kebakaran Lahan
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Jumat 6 Maret 2026
Kalbar
Kalimantan Barat
Mempawah
| SMAN 1 Sambas Juara 1 LCC Empat Pilar MPR, Wakili Kalbar ke Nasional |
|
|---|
| Wakili Kalbar di Liga 4 Nasional, Persiwah Mempawah Pasang Target Masuk 8 Besar |
|
|---|
| Jelang Idul Adha, DPKPP Mempawah Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup dan Sehat |
|
|---|
| Polisi Bergerak Tengah Malam, Laporan Orang Bersenter di Dekat Kandang Ayam Warga Direspons Cepat |
|
|---|
| Penting! Dokumen Kapal Lama Tak Berlaku, Pemilik Kapal di Kayong Utara Diminta Segera Urus Peralihan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Kebakaran-hutan-dan-lahan234wedfr.jpg)