Viral Pontianak

6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Kesaksian Warga Soal Kecelakaan Maut di Jalan Raya Serdang Sambas

Kecelakaan yang terjadi pada Kamis 19 Februari 2026 siang itu melibatkan satu sepeda motor yang dikendarai dua pemuda.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
KECELAKAAN PEMANGKAT - Tangkapan layar video amatir warga di lokasi kecelakaan dua pengendara sepeda motor di Jalan Raya Serdang Perapakan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kamis 19 Februari 2026 siang. Terungkap identitas korban yang meninggal dan dilarikan ke rumah sakit. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Berita terpopuler Kalimantan Barat (Kalbar) hari ini datang dari kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Serdang Perapakan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas.

Kecelakaan yang terjadi pada Kamis 19 Februari 2026 siang itu melibatkan satu sepeda motor yang dikendarai dua pemuda.

Sayangnya, kendaraan lain yang diduga terlibat kecelakaan melarikan diri.

Dari informasi yang dihimpun identitas korban meninggal dunia diketahui bernama Chandra.

Sementara satu korban lainnya seorang perempuan bernama Felicia dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Informasi di atas termasuk dalam enam berita populer yang terjadi di Kalbar sepanjang 20 Februari 2026 hingga 21 Februari 2026.

Berikut 6 berita terpopuler sepanjang dua hari terakhir di Kalbar:

1). Kesaksian Warga Soal Kecelakaan Maut di Sambas, Korban Tergeletak di Jalan Raya dengan Luka Kepala

KECELAKAAN PEMANGKAT - Tangkapan layar video amatir warga di lokasi kecelakaan dua pengendara sepeda motor di Jalan Raya Serdang Perapakan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kamis 19 Februari 2026 siang. Berikut kronologi kecelakaannya:
KECELAKAAN PEMANGKAT - Tangkapan layar video amatir warga di lokasi kecelakaan dua pengendara sepeda motor di Jalan Raya Serdang Perapakan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kamis 19 Februari 2026 siang. Berikut kronologi kecelakaannya:(TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Serdang Perapakan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Kamis 19 Februari 2026 siang

Laka itu melibatkan satu sepeda motor yang dikendarai dua pemuda.

Sementara kendaraan lain yang diduga terlibat kecelakaan melarikan diri.

Dari informasi yang dihimpun identitas korban meninggal dunia diketahui bernama Chandra.

Sementara satu korban lainnya seorang perempuan bernama Felicia dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Baca Selengkapnya

2). Terdakwa Korupsi Pembangunan PLTMH di Desa Merayuh Landak Divonis Hakim

SIDANG TIPIKOR - Vonis sidang Tipikor pembangunan PLTMH Desa Merayuh, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak oleh PN Pontianak.
SIDANG TIPIKOR - Vonis sidang Tipikor pembangunan PLTMH Desa Merayuh, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak oleh PN Pontianak.(TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Pontianak, menjatuhkan putusan terhadap perkara tindak pidana korupsi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Desa Merayuh, Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak dengan terdakwa AT (Mantan Kades).

Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, alat bukti, serta fakta-fakta yang terungkap dipersidangan, majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Landak.

Sebelumnya JPU menuntut agar terdakwa AT dijatuhi pidana penjara selama 6 tahun dikurangi masa tahanan, serta menuntut pidana denda sebesar Rp 400 juta rupiah, subsidair pidana kurungan selama 120 hari. 

Selain itu, JPU menuntut terdakwa untuk tetap berada dalam tahanan serta membayar uang pengganti sebesar Rp 1,2 miliar, dan apabila uang pengganti tersebut tidak dibayarkan paling lama 1 bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap.

Baca Selengkapnya

3). Warga Sebut Pembangunan Infrastruktur di Sambas Masih Belum Merata

PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR - Salah satu warga Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Faisal. Faisal mengungkapkan, pembangunan infrastruktur memang sudah tampak dilakukan Pemkab Sambas namun masih belum signifikan, Kamis 19 Februari 2026.
PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR - Salah satu warga Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Faisal. Faisal mengungkapkan, pembangunan infrastruktur memang sudah tampak dilakukan Pemkab Sambas namun masih belum signifikan, Kamis 19 Februari 2026.(TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Imam Maksum)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Warga Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, mengaku merasakan masih sedikit dampak pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas, Kamis 19 Februari 2026.

Salah satu warga Kecamatan Tebas, Faisal (28) mengungkapkan, pembangunan infrastruktur memang sudah tampak dilakukan Pemkab Sambas namun masih belum signifikan. Sehingga dampak kebermanfaatan untuk masyarakat juga masih minim.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved