Ramadan 2026

Pasar Sambas Dipadati Pembeli Jelang Puasa, Harga Daging Sapi 170 Rupiah

"Kondisi pasar ini sudah ramai dari pagi, hingga menjelang siang ini, pembeli mencari daging sapi untuk kebutuhan," jelas Julsi.

Tayang:
Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Imam Maksum
DAGING SAPI - Suasana keramaian pembeli dan pedagang di kawasan pasar Melayu Sambas, Desa Pasar Melayu, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Rabu 18 Februari 2026. Sejumlah pembeli menawar harga kebutuhan daging sapi. Sementara pedagang sibuk melayani pembeli yang hilir mudik dari pagi hingga menjelang siang. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pedagang daging sapi, Julsi, mengungkapkan, kondisi pembeli yang datang ke pasar daging sapi sudah ramai di banding hari biasanya. 
  • Namun menurut Julsi keramaian pengunjung ke pasar ini masih belum seberapa dibanding satu hari menjelang lebaran. Dia bilang, biasanya satu hari jelang lebaran kondisi pasar lebih padat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Suasana Pasar Melayu Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, ramai pengunjung menjelang hari pertama puasa Ramadan. Warga memadati pasar untuk berbelanja kebutuhan pokok, Rabu 18 Februari 2026.

Salah satunya di lapak pedagang daging sapi terlihat ramai pengunjung membeli kebutuhan daging. Sejumlah pedagang tampak sibuk melayani pembeli.

Hilir mudik pembeli di kawasan pasar ini sudah terlihat sejak pagi hari hingga menjelang siang. Kondisi keramaian pengunjung diprediksi akan terus terjadi hingga sore.

Seorang pedagang daging sapi, Julsi, mengungkapkan, kondisi pembeli yang datang ke pasar daging sapi sudah ramai di banding hari biasanya. 

Menurutnya pembeli datang untuk memenuhi kebutuhan daging jelang hari pertama puasa.

"Kondisi pasar ini sudah ramai dari pagi, hingga menjelang siang ini, pembeli mencari daging sapi untuk kebutuhan," jelas Julsi.

Jelang Ramadan, Harga Ayam di Pasar Flamboyan Rp36 Ribu per Kg

Namun menurut Julsi keramaian pengunjung ke pasar ini masih belum seberapa dibanding satu hari menjelang lebaran. Dia bilang, biasanya satu hari jelang lebaran kondisi pasar lebih padat.

"Kalau pengunjung atau warga yang datang untuk membeli kebutuhan daging masih kurang sih, dibandingkan kalau mau magang lebaran," katanya.

Dia menyebutkan setiap tahunnya kondisi pasar menjelang puasa akan ramai namun lebih ramai lagi bila menjelang hari lebaran Idulfitri.

"Kalau mau magang puasa ini masih kurang. Kalau yang lebih ramai nanti kalau mau magang lebaran. Nah, magang hari raya. Itu lebih ramai. Sekarang sih, karena kan belum pulang kampung orang kan," tuturnya.

Julsi mengungkapkan harga daging sapi kondisinya naik sepuluh ribu Rupiah menjadi Rp170 Ribu Per kilogram.

"Harga daging sapi naik lagi jadi Rp 170 ribu per kilogram. Iya itu untuk daging-dagingnya A-nya. Daging A," imbuhnya.

Dia menjelaskan, jelang Ramadan dirinya memotong seekor sapi untuk kebutuhan berdagang di pasar. Suplai daging sapi itu disediakan untuk memenuhi kebutuhan pembeli.

"Kalau untuk menjelang Ramadhan besok ini suplai daging ada satu ekor yang dipotong, lebih banyak dari hari-hari biasa. Karena pembelinya ramai," ucapnya.

Dia menerangkan, apabila menjelang lebaran Idulfitri dirinya menyediakan 2 hingga 3 ekor sapi untuk dipotong. Suplai ini lebih banyak dibanding menjelang puasa yang hanya menyediakan satu ekor.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved