Kabar Haru dari Galing! Rado Pemain Bola Gabsis Sambas Selamat dari Kecelakaan Maut

Rado jatuh dari sepeda motor lalu terpental ke bawah truk tangki. Akibatnya ia menderita luka di wajah dan sebagian tubuhnya mengalami sakit.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Syahroni
ISTIMEWA
KECELAKAAN - Sejumlah warga dan pengendara membantu evakuasi Rado, pemain muda Gabsis Sambas yang kecelakaan di Jalan Raya Haji Said Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalbar, Rabu 4 Februari 2026. Kecelakaan terjadi saat Redo menghindari truk tangki yang mendadak berbelok arah. 

Ringkasan Berita:
  1. Kondisi korban berangsur membaik – Setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Tebas dan RS Elizabeth Sambas, Rado sudah dipulangkan ke rumah. Meski masih trauma dan mengalami bengkak pada mata serta indikasi katarak akibat benturan, kondisinya dinyatakan stabil.
  2. Kasus diselesaikan secara damai – Keluarga korban dan pihak pengemudi truk telah berkoordinasi dan menyelesaikan kejadian kecelakaan secara kekeluargaan, tanpa tuntutan lanjutan, sementara Rado kini fokus pada pemulihan di rumah.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Rado (17) masih menahan rasa sakit di wajahnya yang luka-luka akibat kecelakaan dialami di Jalan Raya Haji Said, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Jumat 6 Februari 2026.

Di sebuah rumah sederhana di Dusun Sungai Guntung, Desa Sungai Palah, Kecamatan Galing, Rado kedatangan kerabat dan tetangga yang menjenguknya.

Rado, yang juga pemain muda tim sepak bola Gabsis Sambas mengalami kecelakaan ketika hendak ke Kota Singkawang untuk bekerja. Ia baru sebulan diterima kerja di perusahaan ritel.

Rado jatuh dari sepeda motor lalu terpental ke bawah truk tangki. Akibatnya ia menderita luka di wajah dan sebagian tubuhnya mengalami sakit.

Baca juga: Pemain Muda Gabsis Sambas Alami Kecelakaan, Terjatuh di Kolong Truk Tangki

Ketika ditemui di rumahnya, Rado masih menyimpan trauma dan enggan bercerita. Raut wajahnya menahan rasa sakit. Bengkak di area mata kiri Rado membuatnya kurang nyaman. 

"Saya orang tua Rado atas nama Hendra. Untuk saat ini Alhamdulillah Rado sudah dibawa balik, sudah dibawa pulang ke rumah dan sudah dicek di rumah sakit Elizabeth Sambas," ucap Hendra, ayah Rado, Jumat 6 Februari 2026.

Hendra mengatakan, kondisi kesehatan Rado berangsur membaik setelah kecelakaan yang dialami di Tebas.

"Dan Alhamdulillah kondisinya baik-baik saja, sudah kembali seperti biasa," imbuh Hendra, yang juga didampingi istrinya, ibunda Rado.

Hendra menyebutkan, anak ketiganya itu mengalami luka di area mata. Hasil pemeriksaan Puskesmas dan Rumah Sakit ada indikasi katarak yang dipicu cedera akibat kecelakaan.

"Ya masalah di bagian atas kepala memang ada luka di bagian wajah mati, kemarin sudah dicek dari dokter Elizabeth ada indikasi katarak," ungkapnya.

"Untuk tubuh di bagian kaki agak-agak ada yang sakit sikit lah, itu saja lah," sambungnya.

Hendra mengenang kembali cerita ketika ia pertama kali menerima informasi anaknya itu kecelakaan di Tebas. Kejadian bermula ketika Rado mengendarai sepeda motor dari Galing menuju Singkawang.

"Saat saya menerima informasi memang Rado itu kan dia kerja di Singkawang, di Indomaret. Pas hari Selasa dia libur pulang ke kampung, hari Rabu dia pulang ke Singkawang, pas hari hujan di sekitar jam 11 lewat ada informasi mengalami kecelakaan," jelasnya.

Dia mengaku, informasi itu menyebut Rado kecelakaan di Tebas membuatnya jatuh di bawah truk tangki.

"Nabrak mobil teronton, itu saja informasi yang saya dapat. Informasi, kebetulan saya seorang sekuriti juga, dan waktu itu pas saya tugas, kebetulan sinyal kurang bagus, jadi tidak dapat sinyal,"terangnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved