Kubu Raya Dalam Data

Daftar Wisata Budaya Warisan Sejarah Bernilai Tinggi di Kubu Raya

Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat menyimpan banyak kekayaan wisata budaya yang beragam dan bernilai sejarah tinggi

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/KOLASE/SID
ILUSTRASI - Sejumlah situs budaya di Kabupaten Kubu Raya. Makam panglima di Kubu yang menjadi warisan budaya dilestarikan hingga kini. 
Ringkasan Berita:
  • Jejak peradaban masa lalu dapat ditemukan melalui berbagai situs, makam tokoh penting, tempat ibadah lintas agama, hingga peninggalan arsitektur tradisional yang tersebar di sejumlah kecamatan seperti Batu Ampar, Sungai Ambawang, Sungai Kakap, Sungai Raya, dan Teluk Pakedai.
  • Di kawasan Batu Ampar, terdapat Makam Panglima Raja Batu Ampar serta Makam Panglima Raja Kubu yang menjadi saksi penting perjalanan sejarah Kerajaan Kubu.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat menyimpan banyak kekayaan wisata budaya yang beragam dan bernilai sejarah tinggi.

Jejak peradaban masa lalu dapat ditemukan melalui berbagai situs, makam tokoh penting, tempat ibadah lintas agama, hingga peninggalan arsitektur tradisional yang tersebar di sejumlah kecamatan seperti Batu Ampar, Sungai Ambawang, Sungai Kakap, Sungai Raya, dan Teluk Pakedai.

Di kawasan Batu Ampar, terdapat Makam Panglima Raja Batu Ampar serta Makam Panglima Raja Kubu yang menjadi saksi penting perjalanan sejarah Kerajaan Kubu.

Keberadaan Situs Kubu berupa replika Istana Raja Kubu semakin memperkuat identitas kawasan ini sebagai pusat kekuasaan masa lampau.

Beranjak ke Sungai Ambawang, wisatawan dapat menemukan berbagai artefak bersejarah seperti Batu Masjid Kubu dan Guci yang ditemukan di aliran sungai, Padogi, serta Rumah Panjang yang mencerminkan kehidupan sosial dan budaya masyarakat tradisional pada masanya.

Baca juga: Bupati Kubu Raya Dampingi Menkes RI Kunjungi RSUD TBSI di Rasau Jaya

Situs-situs ini menunjukkan kuatnya pengaruh budaya lokal yang berpadu dengan nilai religius.

Sementara itu, Sungai Kakap dikenal sebagai kawasan dengan peninggalan sejarah yang sangat lengkap.

Di wilayah ini terdapat bekas Keraton, Pesanggrahan Raja Kubu, Tangga Mas, Mungguk Mas, serta Makam H. Fatah Mumbung. 

Tak hanya itu, keberagaman budaya juga tercermin dari keberadaan Hien Bu Cheng Hua atau Klenteng Tengah Laut yang menjadi ikon toleransi dan sejarah komunitas Tionghoa di daerah pesisir.

Langkau Etnika turut memperkaya khasanah budaya dengan menampilkan identitas etnis setempat.

Di Sungai Raya, nilai sejarah dan spiritual berpadu melalui Makam Pahlawan Dharma Patria Jaya, Makam Sultan Manggis, Vihara Maitreya, serta situs budaya Tamae Ogokng.

Kawasan ini menjadi simbol perjuangan, keagamaan, dan kearifan lokal yang terus dijaga hingga kini.

Adapun di Teluk Pakedai, wisata budaya diwarnai oleh Makam H. Ismail Mundu serta keberadaan Masjid Nasrullah dan Masjid Batu yang mencerminkan perkembangan Islam dan peran ulama dalam kehidupan masyarakat pesisir.

Keseluruhan destinasi wisata budaya ini bukan hanya menjadi tujuan wisata sejarah, tetapi juga berfungsi sebagai media edukasi, penguatan identitas budaya, serta pengingat akan keberagaman dan toleransi yang telah tumbuh sejak lama di Kalimantan Barat.

Wisata Budaya

  1. Makam Panglima Raja Batu Ampar
  2. Makam Panglima Raja Kubu / Situs Kubu Replika Istana Raja Kubu Kubu
  3. Batu Masjid Kubu Guci/Artefak Sungai Ambawang
  4. Padogi/Situs Sungai Ambawang
  5. Rumah Panjang/Situs Sungai Ambawang
  6. Bekas Keraton/Situs Sungai Kakap
  7. Hien Bu Cheng Hua (Klenteng Tengah Laut) Sungai Kakap
  8. Makam H. Fatah Mumbung Sungai Kakap
  9. Mungguk Mas/Situs Sungai Kakap
  10. Pesanggrahan Raja Kubu/Situs Sungai Kakap
  11. Tangga Mas/Situs Sungai Kakap
  12. Makam Pahlawan Dharma Patria Jaya Sungai Raya
  13. Makam Sultan Manggis Sungai Raya
  14. Vihara Maitreya Sungai Raya
  15. Makam H. Ismail Mundu Teluk Pakedai
  16. Mesjid Nasrullah/Situs Teluk Pakedai
  17. Mesjid Batu Teluk Pakedai
  18. Langkau Etnika Sungai Kakap
  19. Tamae Ogokng Sungai Raya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved