Dinas Perkim Sambas Tunggu Regulasi dan Juknis Gentengisasi

Daeng Wahyudi Kumbri bilang masih menunggu arahan dan petunjuk teknis program Gentengisasi, Rabu 4 Februari 2026.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/KOLASE/SID
ILUSTRASI - Program presiden Prabowo untuk gentengisasi dalam memperindah kota dan kenyamanan hunian seluruh kota dan desa di Indonesia. Penggunaan seng akan diganti dengan genteng. 
Ringkasan Berita:
  • Daeng Wahyudi Kumbri mengatakan, berkaitan program gentengisasi yang diusulkan Presiden Prabowo pihaknya belum menerima regulasi atau aturan terkait program itu. 
  • Daeng Wahyudi Kumbri mengungkapkan, pihaknya baru menerima informasi adanya program itu sesuai berita yang telah tersiar. 
  • Sehingga, menurut dia, Dinas Perkim akan mengawal arahan dari pemerintah pusat terkait gentengnisasi.  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (Perkim) Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Sambas Daeng Wahyudi Kumbri bilang masih menunggu arahan dan petunjuk teknis program Gentengisasi, Rabu 4 Februari 2026.

Daeng Wahyudi Kumbri mengatakan, berkaitan program gentengisasi yang diusulkan Presiden Prabowo pihaknya belum menerima regulasi atau aturan terkait program itu. 

"Dinas Perkim LH Kabupaten Sambas masih belum menerima aturan atau regulasi turunan dari program yang diusulkan oleh Pak Prabowo terkait gentengnisasi," kata Daeng Wahyudi Kumbri.

Daeng Wahyudi Kumbri mengungkapkan, pihaknya baru menerima informasi adanya program itu sesuai berita yang telah tersiar.

Sehingga, menurut dia, Dinas Perkim akan mengawal arahan dari pemerintah pusat terkait gentengnisasi.  

"Program ini kan memang kita baru tahu informasi sesuai yang diberitakan di media, informasi dari rekan-rekan wartawan, saya juga baru tahu ada program ini," katanya.

Lebih lanjut, langkah saat ini Dinas Perkim Sambas akan meminta juknis maupun regulasi yang telah diatur oleh kementrian terkait.

Baca juga: Pengguna Atap Genteng Hanya 3,8 Persen, Atap Seng dan Kayu Dominasi Rumah Tangga di Kalbar

"Untuk saat ini memang kita masih belum menerima arahan terkait dengan program gentengnisasi ini, kami masih menunggu regulasi dan petunjuk teknisnya, karena belum sampai di kami," jelasnya.

Dia mengaku, Dinas Perkim menyambut baik adanya usulan program itu yang langsung diusulkan Presiden Prabowo.

"Namun kami tetap menyambut positif ya apa program Presiden Prabowo, seperti apa nanti petunjuk teknisnya itu masih kami tunggu," tegasnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa rata-rata rumah masyarakat Kabupaten Sambas atapnya berbahan seng. Masih sedikit rumah yang menggunakan atap genteng.

"Kemudian memang untuk di Sambas sendiri rata-rata rumah warga atap seng, jarang ada rumah warga yang menggunakan genteng, mungkin hampir tidak ada," ucapnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved