Imlek dan Cap Go Meh
5 Replika Kuda Api Terpajang, Progres Hiasan Imlek Kelenteng Sam Bong Dja Sambas 60 Persen
Proses pengerjaan hiasan ornamen Imlek di Kelenteng Sam Bong Dja Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat
Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Progres persiapan Imlek di Kelenteng Sam Bong Dja Sambas sudah mencapai 60 persen. Sejumlah ornamen seperti replika kuda api sudah terpasang. Demikian bola-bola lampion telah terpajang.
- Tak hanya itu, lorong yang mengelilingi area kelenteng itu juga sudah dihiasi lampion berwarna merah. Terdapat photo booth tenda Mongolia dan globe raksasa berwarna merah.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Proses pengerjaan hiasan ornamen Imlek di Kelenteng Sam Bong Dja Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, terus dikebut oleh pekerja dan pengurus kelenteng, Minggu 1 Februari 2026.
Progres persiapan Imlek di Kelenteng Sam Bong Dja Sambas sudah mencapai 60 persen. Sejumlah ornamen seperti replika kuda api sudah terpasang. Demikian bola-bola lampion telah terpajang.
Tak hanya itu, lorong yang mengelilingi area kelenteng itu juga sudah dihiasi lampion berwarna merah. Terdapat photo booth tenda Mongolia dan globe raksasa berwarna merah.
Ketua Pengurus Kelenteng Sam Bong Dja, Acung mengungkapkan, progres pengerjaan hiasan di kelenteng ini telah mencapai 60 persen. Beberapa pekerjaan yang masih tersisa adalah pemasangan lampion dan hiasan lampu.
"Kita kalau Minggu lalu kan kerjanya di dalam ruangan, kita bikin-bikin hiasannya, sekarang kita sudah mulai pasang-pasang di luar," kata Acung, ditemui di Kelenteng Sam Bong Dja, Minggu 1 Februari 2026.
Acung bilang, pihaknya menargetkan proses persiapan hiasan Imlek selesai pada 10 hari sebelum Imlek. Paling telat pengerjaan selesai seminggu sebelum Imlek.
"Kita targetnya minus sepuluh sudah selesai, nanti meleset-meleset sedikit itu biasa, minimal seminggu sebelum Imlek lah, semua udah siap," kata Acung.
Acung menegaskan, selama proses pemasangan hiasan dilakukan pekerja, siapapun pengunjung yang ingin datang tetap dipersilakan. Pihaknya tidak melarang pengunjung atau warga yang mau melihat hiasan.
Baca juga: Tanggapi Status Darurat Bencana Asap, Kadis Kesehatan Sambas Imbau Warga Waspada ISPA
"Kalau untuk pengunjung yang mau datang, mau foto-foto, lihat-lihat proses pemasangan ke sini, itu gak apa-apa, kita tidak larang, tidak mengganggu," tegasnya.
Konsep hiasan Imlek di kelenteng ini akan dipenuhi oleh ribuan bola-bola lampion. Lampion itu berwarna warni disandingkan dengan lima replika kuda api dan lampu hias.
"Kita masih akan ada pasang ornamen-ornamen, bola lampion, nanti kita akan pasang banyak bola lampion, terus kita perbanyak lampu," jelasnya.
Menurut Acung, pihaknya sudah menyediakan ribuan bola lampu untuk dipasang. Termasuk daya listrik mencapai 30 ribu KwH untuk empat meteran yang disediakan di kelenteng.
"Kita akan pasang ribuan bola lampion, ada ribuan lah, sudah tak terhitung berapa jumlahnya, nanti akan kita penuhi lampion di halaman ini," tegasnya.
"Kita sudah siapkan sekitar 30.000 itu untuk daya listriknya, kita di sini ada empat meteran listrik, ini untuk daya bola lampion yang kita pasang," tambahnya.
Pekerja yang dilibatkan dalam proses pengerjaan hiasan Imlek kelenteng ini libur pada Minggu. Acung menyebutkan, setelah itu mereka akan kembali bekerja untuk pemasangan hiasan.
| Menko AHY Hadiri Perayaan Cap Go Meh ke Kota Singkawang, Rencana akan Cek Pembangunan Infrastruktur |
|
|---|
| Berani Melangkah Menyongsong Harapan, Cahaya Mentari Usung Tema Imlek 2026 |
|
|---|
| Kisah Tatung Suhu Pen Mutaji, Siapkan Diri Sebelum Perayaan Festival Cap Go Meh di Kota Singkawang |
|
|---|
| Antisipasi Lonjakan Penumpang Selama Imlek dan CGM, Badara Singkawang Siapkan Penambahan Penerbangan |
|
|---|
| Jelang Imlek dan Cap Go Meh 2026, Pemkab Mempawah Gelar Pasar Murah di Kuala Secapah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/progres-pemasangan-hiasan-Imlek.jpg)