Breaking News

Karhutla Kalbar

Karhutla Kembali Terjadi di Jongkat, Kapolsek dan Unsur Terkait Turun Langsung Padamkan Api

Kapolsek Jongkat Iptu Kusdarwanto menegaskan bahwa sinergi lintas sektor sangat penting dalam menangani kebakaran lahan agar api tidak

Tayang:
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
PADAMKAN API - Kapolsek Jongkat Iptu Kusdarwanto bersama jajaran TNI, Damkar, melakukan pemadaman Karhutla di Jalan Lapan Perjuangan, Desa Wajok Hulu, tepatnya di area lapangan tembak Tedayu. 
Ringkasan Berita:
  • Kapolsek Jongkat Iptu Kusdarwanto menegaskan bahwa sinergi lintas sektor sangat penting dalam menangani kebakaran lahan agar api tidak meluas ke area lain.
  • Ia menjelaskan, lahan yang terbakar didominasi semak belukar dan rumput kering, sehingga api cepat menjalar akibat angin dan cuaca panas.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, Minggu 1 Februari 2026.

Kali ini, lahan yang terbakar berada di Jalan Lapan Perjuangan, Desa Wajok Hulu, tepatnya di area lapangan tembak Tedayu.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Jongkat Iptu Kusdarwanto bersama anggota Polsek Jongkat turun langsung ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

Kegiatan pemadaman juga melibatkan Danramil 01 Jongkat, Danramil 12-01 Pontianak Utara, serta dibackup oleh sejumlah unsur, di antaranya Damkar PKJR Jongkat, Damkar 28 Oktober, Parwasal, Fire Fighter Mandiri, dan BPBD Provinsi Kalimantan Barat.

Personel Polsek Sekayam dan Polsek Tayan Hilir untuk Pastikan Api Padam untuk Cegah Karhutla

Kapolsek Jongkat Iptu Kusdarwanto menegaskan bahwa sinergi lintas sektor sangat penting dalam menangani kebakaran lahan agar api tidak meluas ke area lain.

"Kami bersama TNI dan seluruh unsur terkait langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Alhamdulillah, berkat kerja sama yang solid, api dapat dikendalikan sehingga tidak meluas," ujar Iptu Kusdarwanto.

Ia menjelaskan, lahan yang terbakar didominasi semak belukar dan rumput kering, sehingga api cepat menjalar akibat angin dan cuaca panas.

"Kondisi lahan berupa semak dan rumput kering membuat api mudah menyebar. Medan juga cukup sulit karena sebagian area merupakan lahan terbuka, namun petugas tetap berupaya maksimal menggunakan peralatan yang ada," jelasnya.

Lebih lanjut, Iptu Kusdarwanto mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar serta berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Jika menemukan titik api atau potensi kebakaran, segera laporkan kepada aparat terdekat," tegasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved