Kebakaran di Bengkayang

Api Hanguskan Ruko dan Harapan, Iwan Korban Kebakaran Pasar Seluas Bertahan Demi Empat Anak

Anak saya ada empat. Yang nomor tiga usia 12 tahun, nomor empat usia 8 tahun. Seragam sekolah mereka habis semua terbakar

Penulis: Imam Maksum | Editor: Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
KEBAKARAN - Kondisi 22 ruko ludes terbakar di Pasar Seluas, Bengkayang, Sabtu 3 Januari 2026. Satu diantara korban Iwan menjelaskan kerugian diatas Rp1 miliar atas peristiwa kebakaran tersebut. 

Ringkasan Berita:
  1. Kebakaran hebat di Pasar Seluas, Kecamatan Seluas, Bengkayang, menghanguskan 22 bangunan ruko dan kios. Salah satu korban, Iwan, mengalami kerugian lebih dari Rp1 miliar karena bangunan, peralatan usaha, dan barang elektronik ludes terbakar.
  2. Mayoritas ruko terbuat dari kayu pada bagian dinding dan dek, sehingga api dengan cepat menjalar dan sulit dikendalikan. Kondisi ini memperparah dampak kebakaran meskipun sumber air pemadam berada cukup dekat dari lokasi kejadian.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG – Musibah kebakaran hebat yang melanda Pasar Seluas, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, menyisakan duka mendalam bagi para korban. 

Salah satunya adalah Iwan, pemilik ruko yang sekaligus menjadi tempat tinggalnya, yang hangus terbakar bersama 21 bangunan lainnya, Minggu 4 Januari 2026.

Ruko dua lantai milik Iwan nyaris rata dengan tanah. Seluruh harta benda, mulai dari bangunan hingga peralatan usaha dan barang elektronik, ludes dilalap si jago merah.

Baca juga: Kisah Pilu Iwan Korban Kebakaran Pasar Seluas Bengkayang, Hanya Selamatkan KTP dan Uang Rp300 Ribu

Kini, Iwan hanya bisa berharap uluran tangan pemerintah daerah untuk bisa kembali melanjutkan hidup.

Iwan menuturkan, api dengan cepat membesar karena mayoritas bangunan ruko dan kios di Pasar Seluas terbuat dari kayu.

Kondisi itu membuat kobaran api mudah menjalar dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

“Kalau saya lihat sepintas, kebakaran cepat sekali membesar karena ruko-ruko ini rata-rata berbahan kayu,” ujar Iwan.

Menurutnya, bagian dek dan dinding bangunan yang terbuat dari papan menjadi pemicu utama cepatnya api melahap seluruh ruko.

“Rata-rata kayu dan dek, atas bawah papan. Itu yang membuat api cepat sekali membakar ruko,” jelasnya.

Selain kerugian materi, Iwan juga menggambarkan situasi kepanikan warga saat kebakaran terjadi.

Baca juga: 30 Tahun Jadi Pusat Ekonomi, 22 Ruko Pasar Kecamatan Seluas Bengkayang Ludes Terbakar

Banyak masyarakat yang datang ke lokasi, sebagian mencoba membantu, namun tidak sedikit yang justru menyulitkan petugas pemadam kebakaran.

“Ada yang membantu, ada juga yang hanya menonton. Kadang ada yang pegang selang atau nosel, tapi tidak sesuai standar pemadam. Akhirnya malah merepotkan petugas,” tuturnya.

Meski demikian, Iwan bersyukur proses pemadaman tidak terkendala sumber air. Lokasi sumber air berada tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

“Alhamdulillah sumber air dekat dari TKP, jadi pemadam tidak kesulitan,” katanya.

Akibat kebakaran tersebut, Iwan memperkirakan total kerugian yang dialaminya mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved