Harga LPG 3 Kg Mahal di Tingkat Pengecer, Pemkab Sintang Tegaskan Stok Aman
Selain itu, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kabupaten Sintang juga mendapatkan tambahan kuota pagu indikatif sebanyak 13.000 tabung LPG.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Sintang, Subendi, menyatakan bahwa dirinya tidak percaya jika LPG 3 kg dikatakan langka.
- Menurutnya, pemerintah bersama Pertamina telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga ketersediaan gas bersubsidi tersebut.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Harga gas LPG subsidi 3 kilogram yang mahal di tingkat pengecer masih dikeluhkan masyarakat di Kabupaten Sintang.
Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Sintang menegaskan bahwa ketersediaan LPG 3 kg saat ini dalam kondisi aman dan tidak mengalami kelangkaan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Sintang, Subendi, menyatakan bahwa dirinya tidak percaya jika LPG 3 kg dikatakan langka.
Menurutnya, pemerintah bersama Pertamina telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga ketersediaan gas bersubsidi tersebut.
• Bupati Sintang Gelar Open House Natal, Ajak Masyarakat Bersilaturahmi di Pendopo
“Gas LPG saya tidak percaya itu langka. Upaya pemerintah dan Pertamina sudah luar biasa,” ujar Subendi.
Ia menjelaskan, sejak 7 Desember 2024, Pemkab Sintang telah menggelar operasi pasar di 10 titik dengan total penyaluran lebih dari 5.000 tabung LPG 3 kg.
Selain itu, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kabupaten Sintang juga mendapatkan tambahan kuota pagu indikatif sebanyak 13.000 tabung LPG.
“Tambahan kuota ini untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat jelang Nataru,” jelasnya.
Subendi juga menyebutkan adanya pangkalan siaga yang disiapkan di setiap agen, dengan ketentuan satu agen memiliki tiga pangkalan siaga.
Melalui pangkalan resmi tersebut, masyarakat di sekitar lokasi dapat membeli LPG 3 kg sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Kondisi ketersediaan kita lihat sekarang sambil berjalan, bahkan hari Minggu pun tetap kita salurkan,” katanya.
Terkait mahalnya harga LPG 3 kg di tingkat pengecer, Subendi tidak menampik adanya kondisi tersebut.
Namun ia menegaskan bahwa harga tinggi biasanya terjadi karena pembelian dilakukan di pengecer, bukan di pangkalan resmi.
“Persoalan harga mahal itu memang di tingkat pengecer. Bisa jadi karena masyarakat dalam kondisi mendesak. Tapi masyarakat Sintang yang dekat dengan pangkalan bisa mendapatkan harga sesuai HET,” tegasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi guna mendapatkan harga yang wajar. Ke depan, Pemkab Sintang berharap adanya tambahan kuota LPG agar kebutuhan masyarakat dapat terus terpenuhi.
“Mudah-mudahan kuota bisa ditambah. Menjelang Nataru, pangkalan siaga masih bisa kita aktifkan,” tutup Subendi. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
LPG 3 kg
Subendi
Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Sintang
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Kalimantan Barat
Kalbar
Selasa 23 Desember 2025
| Perjuangan Terakhir Rafa di Kapuas Hulu Lawan DBD, Sempat Mimisan dan Sesak Napas Sebelum Berpulang |
|
|---|
| Jadwal Puncak Banjir Rob Pontianak Mulai 19 Mei 2026, Pasang Air Laut Diprediksi 2 Meter |
|
|---|
| Cuaca Kalbar Besok 19 Mei 2026 di 14 Daerah! Pontianak dan Kubu Raya Diguyur Hujan |
|
|---|
| Kapal Rute Teluk Batang–Rasau Tidak Berlayar, Faktor Harga BBM Naik |
|
|---|
| Waspada Banjir Rob di Pontianak, DPRD Pontianak Imbau Warga Hati-hati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/LPG-3-kg-23r4ewf.jpg)