Sepanjang 4,7 Kilometer Jalan Sungai Sapak Subah Tersentuh Aspal
"Terima kasih sekali karena telah tiba pembangunan jalan aspal, akses ke Desa Sungai Sapak makin nyaman," tuturnya.
Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Ivan menyebut, warga tentu akan sangat mudah berlalu lalang dan mengangkut hasil pertanian.
- Untuk menjual hasil bumi dan pertanian mereka seperti sawit adanya jalan aspal seperti ini sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat Desa Sungai Sapak.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Akses ruas Jalan Sungai Sapak, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat telah tersentuh aspal. Ruas jalan itu sebelumnya rusak berat menyulitkan mobilitas warga, Senin 22 Desember 2025.
Proyek itu menelan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) mencapai 18 Milyar Rupiah yang dibangun melalui inpres jalan daerah. Panjang ruas jalan itu sekitar 4,7 kilometer, lebar 3,5 meter.
Warga Dusun Tembilek, Desa Sungai Sapak merasakan kegembiraan usai proyek peningkatan jalan itu mengubah jalan tanah menjadi jalan beraspal. Salah satunya Ivan, yang menyambut baik pembangunan itu.
"Nama saya Ivan warga Desa Sungai Sapak, Kecamatan Subah, dengan adanya jalan seperti ini ya sedikit banyak membuat mudah akses warga, aksesnya keluar masuk kendaraan lebih mudah," kata Ivan, ditemui di rumahnya Dusun Tembelek, Senin 22 Desember 2025.
Ivan menyebut, warga tentu akan sangat mudah berlalu lalang dan mengangkut hasil pertanian.
"Untuk menjual hasil bumi dan pertanian mereka seperti sawit adanya jalan aspal seperti ini sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat Desa Sungai Sapak," katanya.
• Menjinjing Durian dari Kebun, Cerita Manis Kepala Desa Rambayan
Menurut Ivan dengan pembangunan jalan aspal juga membantu konektivitas antar desa.
"Terima kasih sekali karena telah tiba pembangunan jalan aspal, akses ke Desa Sungai Sapak makin nyaman," tuturnya.
Dia juga bilang bahwa pembangunan jalan itu telah lama didambakan masyarakat lokal.
"Terima kasih atas perhatian pemerintah infrastruktur jalan ya udah cukup lama juga ditunggu-tunggu sama masyarakat," jelasnya.
Warga lebih mudah mengangkut hasil panen kebun dan menjualnya ke pasar. Dari segi ekonomi warga tak lagi mengeluarkan ongkos besar.
Karena dengan adanya aspal seperti ini masyarakat juga terbantu untuk mengeluarkan hasil bumi mereka terutama bagi petani," katanya.
Ivan bercerita sebelum tersentuh pembangunan jalan itu rusak berat. Kendaraan warga kerap terjebak jalan berlumpur dan amblas.
"Kalau sebelum ada pembangunan seperti ini Sungai Sapak, pembangunan jalan kondisinya sangat prihatinkan ya," katanya.
Bahkan, jelas Ivan, roda dua maupun roda empat warga mogok di tengah jalan itu.
| 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Kronologi Kecelakaan Mobil Motor di Depan Rumah Kapolda Kalbar |
|
|---|
| Cuaca Kalbar Besok 24 April 2026 di 14 Daerah! Kabupaten Landak Waspada Genangan |
|
|---|
| Awas! 213 Kasus Suspek DBD di Mempawah, Capai 213 Hingga Minggu ke-15 |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan di Depan Rumah Kapolda Kalbar, Dua Pensiunan Jadi Korban |
|
|---|
| Jaga Toleransi, Pontianak Raih Penghargaan Nasional Zona Konsolidasi Indeks Kota Toleran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/PEMBANGUNAN-JALAN2345ew4tr.jpg)