Program Pendidikan Lingkungan, Yayasan Palung Go To Campus di Politeknik Negeri Ketapang

Ia memaparkan sejarah organisasi, visi, misi, serta berbagai kegiatan konservasi yang dilakukan di lanskap Gunung Palung.

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Yayasan Palung
PENDIDIKAN LINGKUNGAN - Yayasan Palung (YP) melalui Program Pendidikan Lingkungan melaksanakan kegiatan Go To Campus di Politeknik Negeri Ketapang, Kamis 27 November 2025. Kegiatan ini menjadi momen istimewa, karena sekaligus menjadi kegiatan terakhir Bang Piet (Petrus Kanisius) bersama Program Pendidikan Lingkungan. 

Ringkasan Berita:
  • Momen ini menjadi penuh haru dan kehangatan, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi Bang Piet selama ini.
  • Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai kenangan dari kegiatan yang berjalan sukses dan penuh makna.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Yayasan Palung (YP) melalui Program Pendidikan Lingkungan melaksanakan kegiatan Go To Campus di Politeknik Negeri Ketapang, Kamis 27 November 2025. 

Kegiatan ini menjadi momen istimewa, karena sekaligus menjadi kegiatan terakhir Bang Piet (Petrus Kanisius) bersama Program Pendidikan Lingkungan.

Acara ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Cipta Puspa dan Satwa Nasional serta Pekan Peduli Orangutan.

Acara dibuka dengan sambutan dari Edi Rahman, S.Sos, Field Director Yayasan Palung. Dalam sambutannya, Edi Rahman menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai generasi penerus yang mampu membawa perubahan bagi kelestarian hutan tropis dan habitat orangutan.

Ia juga memperkenalkan program-program Yayasan Palung. Edi Rahman berharap kerja sama dengan kampus dapat terus berlanjut dan melahirkan aksi nyata dalam pelestarian lingkungan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. Anto Susanto, S.ST., MP, Wakil Direktur Politeknik Negeri Ketapang. Dr. Anto Susanto memberikan apresiasi yang tinggi kepada Program Pendidikan Lingkungan Yayasan Palung atas upaya konsisten dalam membangun kolaborasi antara institusi pendidikan dan organisasi konservasi.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat relevan untuk membangun kesadaran mahasiswa sejak dini mengenai isu lingkungan dan konservasi.

Ia berharap kerja sama ini dapat berkembang menjadi kolaborasi yang lebih kuat di masa mendatang.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan materi pertama yaitu Pengenalan Yayasan Palung, kembali disampaikan oleh Edi Rahman.

Ia memaparkan sejarah organisasi, visi, misi, serta berbagai kegiatan konservasi yang dilakukan di lanskap Gunung Palung.

Penjelasan yang lugas dan disertai pengalaman lapangan membuat mahasiswa sangat antusias mengikuti sesi ini.

TANAGUPA dan Yayasan Palung Gelar Edukasi Lingkungan di Dua Sekolah Kayong Utara

Materi kedua disampaikan oleh Petrus Kanisius, Koordinator Media Yayasan Palung, dengan topik Biologi Orangutan, Ancaman, dan Upaya Perlindungannya.

Materi ini terasa spesial karena menjadi materi terakhir Bang Piet bersama Program Pendidikan Lingkungan.

Dalam penyampaian yang hangat dan penuh dedikasi, Bang Piet menjelaskan karakteristik orangutan sebagai satwa kunci ekosistem, berbagai ancaman nyata yang mereka hadapi, dan pentingnya upaya perlindungan yang berkelanjutan.

Banyak mahasiswa yang turut memberikan tepuk tangan penghormatan untuk Bang Piet setelah pemaparan materinya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved