Breaking News

Talkshow Kesehatan Mental, Dokter Apresiasi Antusiasme Warga Kayong Utara

Menurutnya, banyak warga yang aktif bertanya dan menunjukkan perhatian serius terhadap kesehatan mental.

Tayang:
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FAISAL ILHAM MUZAQI
TALKSHOW KESEHATAN - dr. Andi Desi Ulfiani, M.Med.Sc., Sp.Kj, spesialis kejiwaan dari RSUD dr. Agoesjam Ketapang, saat diwawancarai Tribun Pontianak setelah kegiatan Talkshow Kesehatan Mental bertema “Membangun Ketahanan Mental Perempuan Masa Kini” di Hotel Mahkota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, pada Selasa 21 Oktober 2025.  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONGUTARA - Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2025, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (DinkesKB) Kabupaten Kayong Utara menggelar Talkshow Kesehatan Mental bertema “Membangun Ketahanan Mental Perempuan Masa Kini” di Hotel Mahkota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, pada Selasa 21 Oktober 2025. 

Kegiatan ini dihadiri oleh dr. Andi Desi Ulfiani, M.Med.Sc., Sp.Kj, spesialis kejiwaan dari RSUD dr. Agoesjam Ketapang, Sebagai Narasumber, ia mengapresiasi antusiasme masyarakat Kayong Utara terhadap kegiatan ini. 

Menurutnya, banyak warga yang aktif bertanya dan menunjukkan perhatian serius terhadap kesehatan mental.

“Senang melihat masyarakat begitu peduli. Pertanyaannya bervariasi, dan hal ini menunjukkan banyak yang membutuhkan informasi serta dukungan terkait kesehatan mental,” kata dr. Desi saat di wawancarai Tribun Pontianak setelah kegiatan. 

Ia menambahkan, kesehatan mental perempuan dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari biologis seperti hormon, psikologis, hingga dukungan dari lingkungan sekitar.

dr. Desi memberikan pesan penting bagi masyarakat Kayong Utara, khususnya perempuan dan remaja yang kerap mengalami tekanan mental dari pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari.

Baca juga: ‎1.000 Santri Ikuti Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Kayong Utara

“Kalau untuk perempuan dan remaja di Kayong Utara, tidak apa-apa kalau merasa tidak baik-baik saja. Segera cerita ke orang terdekat yang bisa dipercaya, agar dapat minta pertolongan. Minta pertolongan ke profesional, ke psikiater, itu bukan suatu aib. Tapi kalau kita tahu lebih awal, perbaikannya juga akan lebih cepat. Jadi semakin cepat kita tahu, akan semakin baik,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan mental sejak dini serta mendorong keberanian meminta bantuan ketika dibutuhkan. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved