‎Bawaslu Kayong Utara Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Pengawasan

‎Acara yang berlangsung di Mahkota Hotel Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FAISAL ILHAM MUZAQI
PENGUATAN LEMBAGA - Anggota Bawaslu Kayong Utara, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Yusmandi, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Penguatan Kelembagaan Internal bersama mitra kerja di Mahkota Hotel Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, Senin 22 September 2025. 

‎TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONGUTARA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kayong Utara menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan bersama jajaran internal pengawas pemilu dan mitra kerja, Senin 22 September 2025.

‎Acara yang berlangsung di Mahkota Hotel Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat sinergi sekaligus menjawab berbagai tantangan pengawasan pemilu di wilayah kepulauan dan pedalaman.

‎Anggota Bawaslu Kayong Utara, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Yusmandi, S.Sos., menegaskan bahwa kondisi geografis Kayong Utara menghadirkan tantangan tersendiri.

‎Mulai dari akses transportasi yang terbatas, jaringan internet yang belum merata, hingga keterbatasan sumber daya manusia (SDM) pengawas.

‎“Untuk menjangkau daerah-daerah tertentu, pengawas pemilu harus menempuh perjalanan panjang. Ini tentu membutuhkan waktu, tenaga, serta dukungan logistik yang lebih besar dibandingkan wilayah perkotaan,” ujar Yusmadi saat memberikan sambutan. 

‎Selain itu, kata Yusmandi, kondisi sosial budaya masyarakat juga memerlukan pendekatan khusus. Masih ada warga yang minim informasi bahkan cenderung apatis terhadap proses pemilu.

‎“Di sinilah peran pengawas pemilu sekaligus sebagai agen edukasi demokrasi agar kesadaran dan partisipasi masyarakat terus meningkat,” jelasnya.

Baca juga: HUT Lalu Lintas ke-70, Polres Kayong Utara Teguhkan Komitmen Menuju Lalu Lintas Modern

‎Ia menambahkan, forum penguatan kelembagaan menjadi wadah memperkuat komitmen, integritas, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

‎Dengan sinergi yang kuat, fungsi pencegahan, pengawasan, hingga penindakan pelanggaran pemilu bisa berjalan lebih efektif.

‎“Pengawasan pemilu harus mampu menjaga agar demokrasi tetap transparan, partisipatif, dan akuntabel, khususnya di Kabupaten Kayong Utara yang kita cintai ini,” pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved