Berita Viral

Alasan Iran Resmi Mundur dari Piala Dunia 2026

Iran akhirnya resmi mengumumkan diri mundur sebagai peserta dari perhelatan sepakbola paling akbar Piala Dunia 2026.

Editor: Rizky Zulham
ISTIMEWA/Dok. FIFA
PIALA DUNIA 2026 - Ilustrasi. Iran akhirnya resmi mengumumkan diri mundur sebagai peserta dari perhelatan sepakbola paling akbar Piala Dunia 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali menyatakan negaranya tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 setelah Amerika Serikat melancarkan serangan udara bersama Israel.
  • Serangan tersebut membunuh pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dan memicu konflik di seluruh wilayah.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Iran akhirnya resmi mengumumkan diri mundur sebagai peserta dari perhelatan sepakbola paling akbar Piala Dunia 2026.

Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali menyatakan negaranya tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 setelah Amerika Serikat melancarkan serangan udara bersama Israel.

Serangan tersebut membunuh pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dan memicu konflik di seluruh wilayah.

"Mengingat rezim korup ini telah membunuh pemimpin kita, dalam keadaan apa pun, kita tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia," kata menteri itu kepada televisi pemerintah, dikutip dari Reuters.

Ia khawatir akan keamanan pemainnya jika memaksakan diri untuk tetap berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026.

Baca juga: Rekomendasi Harga Saham Pilihan Terbaru 6 Maret 2026, Rebound IHSG Terpengaruh Sentimen Iran Vs AS

"Mengingat tindakan jahat yang telah mereka lakukan terhadap Iran, mereka telah memicu dua perang terhadap kami selama delapan atau sembilan bulan dan telah membunuh serta mengorbankan ribuan rakyat kami. Oleh karena itu, kami tentu tidak dapat memiliki kehadiran seperti itu," tegasnya.

Menurut duta besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, lebih dari 1.300 warga sipil Iran telah tewas sejak serangan udara AS dan Israel dimulai pada 28 Februari.

FIFA belum berkomentar Iran tergabung dalam satu grup dengan Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.

Ketiga pertandingan Grup G dijadwalkan berlangsung di AS, dua di Los Angeles dan satu di Seattle.

Iran adalah satu-satunya negara yang absen dari pertemuan puncak perencanaan FIFA untuk peserta Piala Dunia yang diadakan pekan lalu di Atlanta.

Belum ada komentar langsung dari Federasi Sepak Bola Iran atau badan pengatur sepak bola dunia, FIFA.

Peraturan FIFA menyatakan, tim mana pun yang menarik diri dari turnamen selambat-lambatnya 30 hari sebelum pertandingan pertama akan didenda setidaknya 320.800 dollar AS.

"Sanksi disiplin dapat mencakup pengusiran asosiasi anggota yang bersangkutan dari kompetisi FIFA berikutnya dan/atau penggantian asosiasi anggota yang berpartisipasi dengan asosiasi anggota lain," demikian bunyi peraturan FIFA.

"Dewan FIFA atau komite terkait dapat memutuskan, khususnya, untuk mengganti asosiasi anggota yang bersangkutan dengan asosiasi lain," sambungnya.

Iran telah memilih Kompleks Olahraga Kino yang luas di Tucson sebagai markas tim dan persiapan selama 18 bulan terancam gagal karena potensi dampak ekonomi di Arizona.

Ada juga pertanyaan tentang tiket pertandingan Piala Dunia yang melibatkan Iran.  Jika Iran memboikot turnamen tersebut, penggemar Iran yang membeli tiket dengan harga selangit mungkin tergoda untuk menjualnya di pasar penjualan kembali yang besar.

Trump persilakan Iran bermain di Piala Dunia 2026

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mempersilakan Iran untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026.

Hal ini dikonfirmasi oleh Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, pada Rabu (11/3/2026).

"Dalam pertemuan untuk membahas persiapan kompetisi, kami juga membicarakan situasi terkini di Iran", tulis Infantino di akun Instagram, dikutip dari AFP.

"Selama diskusi, Presiden Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran tentu saja dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen di AS," sambungnya.

Baca juga: Intip Saham Rekomendasi yang Diuntungkan Imbas Perang AS Vs Iran

Sebuah sumber di Teheran yang mengetahui masalah ini mengatakan bahwa selain keputusan Iran untuk tidak menghadiri Piala Dunia, pertandingan pemanasan juga tidak mungkin dilakukan karena perang.

Semoga informasi ini bermanfaat.

# Berita Viral

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved