Berita Viral

Mukbang Berujung Maut, Kepiting Beracun 'Devil Crab' Renggut Nyawa Konten Kreator

Emma Amit membagikan video di akun media sosialnya yang memperlihatkan dirinya mengonsumsi spesies kepiting yang dikenal beracun

Tayang:
Editor: Dhita Mutiasari
Kolase/ en.haberler.com/ wikipedia
MUKBANG BERACUN - Seorang food vlogger, Emma Amit, meninggal dunia setelah membuat konten makan alias mukbang dengan menyantap kepiting beracun "devil crab" yang ia masak di rumahnya, Puerto Princesa, Palawan, Filipina belum lama ini. Spesies Zosimus aeneus, yang umum ditemukan di wilayah Indo-Pasifik, mengandung neurotoksin tingkat tinggi yang melumpuhkan sistem saraf pusat jika tertelan. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang food vlogger Filipina, Emma Amit, meninggal dunia setelah mengonsumsi kepiting beracun “devil crab” di Puerto Princesa, Palawan, Filipina pada 4 Februari 2026.
  • Ia merekam konten mukbang saat memasak dan memakan kepiting yang ditangkap di sekitar rumahnya. 
  • Dua hari kemudian, ia meninggal akibat keracunan, dan seorang temannya yang ikut makan juga dilaporkan tewas. 
  • Kepiting tersebut bernama ilmiah Zosimus aeneus, spesies beracun yang mengandung neurotoksin berbahaya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID -  Seorang food vlogger, Emma Amit, meninggal dunia setelah membuat konten makan alias mukbang dengan menyantap kepiting beracun "devil crab" yang ia masak di rumahnya, Puerto Princesa, Palawan, Filipina

Aparat setempat kini mengimbau warga agar lebih waspada dan tidak mencoba memakan kepiting beracun tersebut yang bisa merenggut nyawa.

Emma Amit membagikan video di akun media sosialnya yang memperlihatkan dirinya mengonsumsi spesies kepiting yang dikenal beracun atau dikenal dengan"devil crab" yang memiliki nama ilmiah Zosimus aeneus.

Dalam rekaman konten mukbang yang diunggahnya, wanita berusia 51 tahun memperlihatkan dia sedang memasak dan memakan kepiting, yang disebut sebagai "devil crab" di kalangan penduduk setempat.

Video lantas viral setelah ia dinyatakan meninggal dunia 2 hari setelah memakan kepiting beracun teserbut.

Baca juga: Hati-Hati, Ini Perbedaan Jamur Beracun dan Jamur Konsumsi

Kepiting tersebutia tangkap di dekat rumahnya di Palawan.

Kronologi Kepiting Beracun Renggut Nyawa Emma

Dilansir dari en.haberler.com, Peristiwa tragis ini terjadi 4 Februari 2026 di Puerto Princesa, wilayah pesisir Palawan

Korban bernama Emma Amit merekam video saat dirinya bersama beberapa rekannya mengumpulkan kerang dan berbagai jenis seafood di kawasan hutan bakau dekat rumahnya di pantainya Puerto Princesa

Video tersebut menangkap momen ketika Amit juga mengumpulkan kepiting beracun dan memasaknya dalam panci untuk dimakan.

Dua hari kemudian, pada 6 Februari 2026, ia meninggal dunia setelah mengalami gejala keracunan berat.

Seorang temannya yang ikut mengonsumsi kepiting tersebut juga dilaporkan meninggal

Polisi Sita 7 Cangkang Kepiting

Menurut laporan ABS-CBN, petugas kepolisian yang memeriksa rumah Amit setelah kejadian tersebut menyita tujuh cangkang kepiting yang telah dikonsumsi. 

Dilaporkan bahwa seorang teman yang makan kepiting bersama Amit juga meninggal karena keracunan.

Aparat Desa setempat Laddy Gemang menyatakan bahwa kreator konten tersebut kehilangan kesadaran segera setelah makan dan meninggal pada tanggal 6 Februari di rumah sakit tempat ia dibawa. 

Gemang lantas memperingatkan warga setempat dengan imbauan agar tidak melakukan hal serupa untuk mengkonsumsi kepiting beracun tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved