Budaya

Imlek Identik Buah Jeruk di Setiap Rumah, Ini Makna dan Tradisinya

Pada Bulan Februari 2026 tepatnya pada pertengahan bulan, akan digelar festival Imlek yang dilanjutkan dengan Cap Go Meh

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
Kolase Tribunpontianak.co.id / sid / google
IMLEK - Buah jeruk dalam perayaan imlek, arti dan maknanya. 

Warna jeruk yang cerah juga dianggap membawa energi positif dan kegembiraan, sehingga sering ditemukan dalam dekorasi Imlek.

Jeruk juga sering diberikan sebagai hadiah selama perayaan Imlek sebagai tanda harapan untuk keberuntungan dan kesuksesan.

Beberapa orang juga menempatkan jeruk di meja makan atau di depan rumah mereka sebagai simbol keberuntungan.

Bahkan dalam tradisi Tionghoa, simbol-simbol yang membawa keberuntungan sangat dihargai, dan buah jeruk menjadi salah satu dari mereka yang umum digunakan dalam perayaan Imlek untuk menciptakan suasana yang positif dan penuh harapan untuk tahun yang akan datang.

Tradisi Saling Bertukar Jeruk Saat Imlek

Bertukar jeruk mandarin saat berkunjung ke rumah merupakan tradisi dan sebagai bentuk penghormatan.

Sementara untuk tradisi Imlek lainnya adalah meletakkan jeruk bersama amplop merah (angpau) di samping bantal anak-anak di setiap keluarga Thionghoa.

Mereka percaya kegiatan ini akan membawa keberuntungan kepada anak-anak itu.

Masyarakat Thionghoa juga menaruh jeruk di tempat beras saat Imlek.

Hal ini dipercaya akan membawa berkah baik untuk seluruh anggota keluarga.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved