Budidaya Udang Vaname Ramah Lingkungan di Desa Dabong Kubu Raya Berhasil di Panen
Program ini didukung oleh mitra teknis seperti FISHTX serta pendamping lapangan dari SAMPAN Kalimantan.
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Maudy Asri Gita Utami
Ringkasan Berita:
- Pelaksanaan panen perdana budidaya udang vaname di Desa Dabong, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menjadi tonggak penting dalam pengembangan usaha perikanan berkelanjutan berbasis Perhutanan Sosial.
- Kegiatan panen perdana dirangkai dengan berbagai agenda, mulai dari tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur, diskusi kolaboratif dan evaluasi program, hingga prosesi panen simbolis.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Pelaksanaan panen perdana budidaya udang vaname di Desa Dabong, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menjadi tonggak penting dalam pengembangan usaha perikanan berkelanjutan berbasis Perhutanan Sosial.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya alam yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor mampu berjalan selaras antara pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir.
Panen perdana tersebut dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, bertempat di kawasan Tambak Udang LPHD Dabong dengan total luasan mencapai 9,5 hektare.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Delta Kapuas Project, sebuah inisiatif kolaboratif yang dirancang untuk mengintegrasikan perlindungan ekosistem pesisir, khususnya mangrove, dengan penguatan ekonomi lokal berbasis perikanan ramah lingkungan.
Dalam agenda panen perdana ini, sebanyak 500 kilogram udang vaname berhasil dipanen. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah, mengingat panen lanjutan masih akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.
Hasil awal ini menjadi sinyal positif bahwa budidaya udang vaname dengan pendekatan berkelanjutan memiliki prospek yang menjanjikan bagi masyarakat Desa Dabong.
• Disporapar KKR Membuka Wushu Kubu Raya Championship 2025, Ratusan Pelajar Rebutkan 89 Medali Emas
Kegiatan panen perdana dirangkai dengan berbagai agenda, mulai dari tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur, diskusi kolaboratif dan evaluasi program, hingga prosesi panen simbolis.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kepala KPH Kubu Raya beserta jajaran, perwakilan BPSKL Wilayah Kalimantan, Dinas Perikanan Kabupaten Kubu Raya, Disporapar Provinsi Kalimantan Barat, LPHD Dabong, serta mitra pendamping seperti CarbonEthics, FISHTX, dan SAMPAN Kalimantan.
Budidaya udang vaname di Desa Dabong dikembangkan dengan pendekatan silvofishery, yaitu sistem integrasi antara kegiatan perikanan dan kehutanan yang memanfaatkan serta menjaga keberadaan ekosistem mangrove.
Pendekatan ini dinilai mampu menjaga keseimbangan ekologis kawasan pesisir sekaligus menciptakan usaha produktif yang mendukung ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Kubu Raya, Muhammad Riza Iqbal, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya panen perdana tersebut.
Menurutnya, momentum ini dapat menjadi titik awal kebangkitan kembali budidaya udang vaname di Desa Dabong yang sempat mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
“Wilayah ini memiliki potensi produksi yang sangat besar. Panen perdana ini diharapkan menjadi awal peningkatan produksi secara bertahap, bahkan ke depan bisa berkembang hingga panen raya,” ujar Riza.
Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Kubu Raya memiliki potensi lahan tambak yang cukup luas, yakni sekitar 3.300 hektare yang tersebar di berbagai desa.
Apabila lahan-lahan tersebut dapat diaktifkan kembali melalui dukungan perbaikan infrastruktur dan kolaborasi multipihak, sektor perikanan budidaya berpeluang menjadi motor penggerak ekonomi baru sekaligus berkontribusi terhadap ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional.
Budidaya Udang Vaname
Silvofishery
Restorasi Mangrove dan Silvofishery
Desa Dabong Kubu Raya
CarbonEthics
| Profil Kubu Raya : Kondisi Geografis Ketinggian Daerah, Luas, Jarak ke Ibu Kota hingga Batas Wilayah |
|
|---|
| Lewat Program Silvofishery, Desa Dabong Jadi Contoh Perpaduan Konservasi Mangrove |
|
|---|
| Semangat Harkitnas, PLN Ajak Multi-Pihak Pulihkan Mangrove dan Kembangkan Silvofishery di Ketapang |
|
|---|
| PLN Peduli Perkuat Komitmen Hijau Lewat Program Restorasi Mangrove dan Silvofishery di Ketapang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/udang-vaname-berhasil-dipanen.jpg)