Bisnis dan Investasi

Rekor Lagi! Harga Perak Terbaru Maret 2026 ke Level Tertinggi Lampaui Emas

Cetak rekor lagi harga perak terbaru maret 2026 naik ke level tertinggi melampaui emas selengkapnya cek disini.

Tayang:
Editor: Rizky Zulham
Dok. Google
HARGA EMAS DAN PERAK - Ilustrasi. Cetak rekor lagi harga perak terbaru maret 2026 naik ke level tertinggi melampaui emas selengkapnya cek disini. 

Ringkasan Berita:
  • Harga perak dunia seringkali mengikuti fluktuasi harga emas. Ketika harga emas naik, maka perak juga naik, begitu pula sebaliknya.
  • Akan tetapi, besaran kenaikan maupun penurunannya tidak selalu sama.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Cetak rekor lagi harga perak terbaru maret 2026 naik ke level tertinggi melampaui emas selengkapnya cek disini.

Harga perak dunia seringkali mengikuti fluktuasi harga emas. Ketika harga emas naik, maka perak juga naik, begitu pula sebaliknya.

Akan tetapi, besaran kenaikan maupun penurunannya tidak selalu sama.

Melansir Bloomberg, Jumat 13 Maret 2026 harga emas spot ada di level US$ 5.019,49 per ons troi, naik 15,67 persen sejak awal tahun.

Sedangkan harga perak untuk pengiriman Mei 2026 ada pada level US$ 81,34 per ons troi. Sejak awal tahun, harga perak untuk kontrak Mei 2026 sudah naik 3,59 % .

Baca juga: Berubah! Tarif Resmi Listrik PLN Terbaru Senin 16 Maret 2026 Lengkap Selisih Harga Token per kWh

Presiden Komisaris HFX International Berjangka, Sutopo Widodo mengatakan korelasi antara perak dan emas dalam beberapa waktu terakhir memperlihatkan dinamika yang menarik namun menantang.

Perak cenderung bergerak mengikuti arah emas namun dengan volatilitas yang jauh lebih tinggi.

"Sebagai emas bagi rakyat kecil, perak seringkali tertinggal di awal reli logam mulia,

namun menunjukkan akselerasi yang lebih masif saat sentimen bullish mencapai puncaknya," kata Sutopo, Jumat 13 Maret 2026.

Sutopo menilai dalam konteks krisis energi saat ini, perak menghadapi beban tambahan sebagai logam industri.

Sehingga korelasinya dengan emas sedikit merenggang karena perak lebih sensitif terhadap penurunan aktivitas manufaktur global.

Jika dibandingkan emas yang murni berfungsi sebagai penyimpan nilai.

Pendapat yang sama disampaikan oleh Founder Traderindo.com, Wahyu Laksono.

Ia mengatakan saat emas menguat menuju level US$ 5.000, perak cenderung naik dengan persentase yang jauh lebih tinggi. 

"Selain itu, terjadi penyusutan pada Gold-to-Silver Ratio.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved