Dalam Hadist Riwayat Abu Daud , menurut Ibnu Umar r.a, inilah bacaan buka Puasa yang dibaca Rasulullah SAW ketika buka Puasa .
Artinya, sesuai dengan makna dari doa tersebut yang menyatakan "telah hilang rasa hausku dan urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insyallah"
Menandakan bahwa membaca doa ini dilakukan setelah kita minum dan makan ringat seperti makan kurma.
Artinya doa ini dibaca setelah kita meneguk air saat membatalkan puasa.
Sedangkan untuk pembacaan doa sebagai berikut,
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
“Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthortu,"
- Artinya:
"Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa dan kepada-Mu aku berbuka,"
Bacaan doa ini dibaca berbarengan dengan doa sebelum makan.
Yaitu : Allahumma baarik lanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa 'adzaa bannaar
Diriwayat Abu Daud , At-Tabrani , dan Anas bin Malik. Ra.
Meskipun dadist ini oleh sebagian ulama dianggap Dhoif atau lemah sehingga tidak dianjurkan.
Bukan berarti tidak boleh dan tidak sah, sebab puasa akan dibatalkan jika sudah ada niat berbuka dalam hati .
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!