TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Jorji julukan Gregoria Mariska Tunjung dipastikan menyelamatkan wajah Indonesia dicabor Badminton pada Olimpiade Paris 2024.
Tunggal Putri nomor satu Asia Tenggara itu berhasil menyabet medali perunggu.
Hal ini karena sang lawan Carolina Marin tidak bisa bertarung akibat cedera dibabak semifinal.
Bahkan Carolina Marin yang sejatinya sudah menang set pertama dan dalam perjalanan set kedua harus berhenti.
Pasalnya cedera yang dialami Carolina Marin tak bisa tertahan.
Tunggal Putri Spanyol itu pun menangis dilapangan sambil terpincang.
Baca juga: Daftar Pebulutangkis Indonesia di Japan Open 2024, Komposisi Baru di Ganda Putra, Ester Geser PKW
Sang lawan He Bing Jiao asal China pun memastikan diri ke babak Final setelah sang lawna retired.
Gregoria Mariska Tunjung sendiri tumbang dibabak semifinal melalui drama rubber game kontra An Se Young.
Setelah berhasil merebut set pertama, Jorji kedodoran diset kedua dan kalah.
Pada set ketiga, sempat terjadi skor mencolok hingga 12-3, namun Jorji berhasil bangkit dan mengejar ketertinggalannya.
Hingga pada akhirnya pada set ketiga Jorji kalah dengan skor 21-16.
Gemuruh tepuk tangan pun terdengar usai pertandingan tersebut.
Bahkan Jorji ditarik An Se Young untuk foto bersama.
Pada babak grup dan knockout Olimpiade Paris 2024, Jorji pun tampil menawan.
Dibabak grup, Tunggal Putri Indonesia ini menyapu kemenangan dari dua lawannya asal Eropa yakni Polina Buhrova dan Tereza Svabikova.