Catatan Prestasi Jokowi Selama Menjabat Presiden Dua Periode

Capaian pemerintahan Jokowi dari sisi pembangunam infrastruktur jalan dalam kurun waktu 2014 hingga 2022.

Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Presiden Jokowi melambaikan tangan menyapa masyarakat saat meninjau lokasi pembangunan tanggul geotube untuk mengendalikan banjir di Kelurahan Ladang, Kecamatan Sintang, Kalimantan Barat beberapa waktu lalu. Catatan Prestasi Jokowi Selama Menjabat Presiden Dua Periode 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut catatan torehan prestasi Joko Widodo atau Jokowi selama menjabat Presiden Republik Indonesia.

Tahun depan adalah tahun terakhir Presiden Joko Widodo menjabat.

Memasuki pertengahan tahun, biasanya pemerintah mulai merancang anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk periode selanjutnya, yakni 2024.

Saat menyampaikan Keterangan Pemerintah atas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) Rancangan APBN Tahun Anggaran 2024 di Rapat Paripurna DPR RI.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan berbagai capaian kepemimpinan Jokowi selama menjabat, salah satunya terkait infrastruktur.

PNS Pamer Gaji Rp 34 Juta Per Bulan, Mengaku Teman Dekat Menkes Budi Gunadi Sadikin

“Dalam sepuluh tahun terakhir kita melihat dan merasakan berbagai kemajuan dari hasil pembangunan infrastruktur."

"Berbagai infrastruktur vital meningkat signifikan baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya,” tutur Sri Mulyani, pada Jumat 19 Mei 2023.

Capaian pemerintahan Jokowi dari sisi pembangunam infrastruktur jalan dalam kurun waktu 2014 hingga 2022.

Di antaranya, panjang jalan nasional yang sebelumnya tercatat 46.432 Km di tahun 2014, meningkat 1.385 Km menjadi 47.817 km di tahun 2022.

Kedua, panjang jalan provinsi dan kabupaten/kota meningkat drastis dari 37.064 km menjadi 501.344 km. Ketiga, panjang jalan tol meningkat tajam 1.500 km menjadi 2.499 km pada tahun lalu.

Kemudian, masih ada 1.800 km jalan tol yang saat ini masih dalam proses pembangunan.

Selain pembangunan jalan tol, pemerintah juga membangun infrastruktur bendungan yang memiliki fungsi vital untuk sumber pengairan sektor pertanian, pengendalian banjir serta pembangkit listrik, juga meningkat signifikan.

Jumlah bendungan yang telah dibangun meningkat dari 15 bendungan di tahun 2014 menjadi 42 bendungan di tahun 2022.

Dengan kapasitas irigasi yang bertambah signifikan dari 110 ribu hektar di tahun 2014 menjadi 303 ribu hektar di tahun 2022.

Sementara itu, untuk infrastruktur energi, kapasitas pembangkit listrik nasional meningkat lebih dari 20 gigawatt selama satu dekade terakhir.

Aturan Baru, PNS Kini Dilarang Sakit

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved