TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson menyampaikan bahwa ada tambahan lima kasus konfirmasi Covid-19 dan dua kasus kesembuhan.
Berdasarkan hasil Pemeriksaan Laboratorium Untan Pontianak dan TCM RSUD dr. Soedarso pada 17 Agustus 2020 ada penambahan lima kasus konfirmasi yang tersebar di Kabupaten Kapuas Hulu, sebanyak empat kasus , Kabupaten Melawi satu orang .
Ia mengatakan dua kasus konfirmasi di Kapuas Hulu yakni 2 orang guru dan 2 orang tenaga kesehatan.
Sedangkan di Melawi 1 orang asimtomatik.
• Tak Ingin Ada Klaster Covid-19, Polda Kalbar Batasi Akses Masuk dan Awasi Kedisplinan Personel
• UPDATE CORONA KALBAR - 5 Daerah Zona Hijau, Landak Ketapang Melawi Berisiko Penularan Covid-19
" Jadi ada kasus konfirmasi sembuh sebanyak 2 orang dari luar wilayah.
Hasil Negatif 224 orang dan Running Ulang 1 orang ," ujarnya.
Ia memberi peringatan kepada semua daerah harus berhati-hati terhadap risiko kenaikkan jumlah kasus ini, agar terus menggalakkan disiplin pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat.
Komentar Wabup Kapuas Hulu
Wakil Bupati Kabupaten Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero menyatakan, saat ini jumlah kasus positif Covid-19 di Kapuas Hulu bertambah menjadi 5 kasus, dimana 3 dari tim kesehatan dan 2 tenaga guru.
"Bertambah 4 orang, dimana empat orang itu 2 orang dari tim medis di Puskesmas Putussibau Utara, dan 2 orang dari tenaga guru di salah satu SMPN di Putussibau.
Satu kasus positif Covid-19 awal kemarin belum sembuh, jadi jumlah kasus menjadi 5 orang positif Covid-19 di Kapuas Hulu," ujar Antonius L Ain Pamero, Selasa (18/8/2020).
Antonius menjelaskan, lima orang yang dinyatakan positif Covid-19 di Kapuas Hulu, sudah dilakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.
"Mereka semua tetap mengikuti protokol kesehatan, dan diawasi langsung tim kesehatan," ucap Antonius L Ain Pamero.
• Sat Lantas Polres Ketapang Buat Ruang Henti Khusus Pengendara di Traffic Light Cegah Covid-19
Atas bertambah kasus positif di Kapuas Hulu ini, Wabup meminta seluruh masyarakat agar menaati seluruh protap kesehatan di masa New Normal dari Covid-19.
"Awasi diri dan tingkatkan disiplin untuk mengikuti protokol kesehatan, demi mencegah penyebaran Covid-19 di Kapuas Hulu," ungkap Antonius L Ain Pamero.
Terkait Gubernur Kalbar Sutarmidji tengah mempersiapkan Peraturan Gubernur (Pergub) Penanganan Covid-19.
Satu di antara pasal di dalam Pergub tersebut akan mewajibkan para kepala daerah untuk mengirim sampel swab ke Pemprov Kalbar untuk diperiksa di Laboratorium Untan Pontianak.
Menyikapi hal tersebut, Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain menyatakan pihaknya siap menjalankan perintah Gubernur Kalbar, melakukan swab setiap seminggu sekali.
"Kalau bisa kita setiap hari melakukan swab kepada masyarakat.
Paling tidak apa arahan dari pak Gubernur Kalbar kita laksanakan," ujarnya kepada wartawan, Selasa (18/8/2020).
• Tim Gabungan Polresta Pontianak Bidik Warkop yang Abai Protokol Kesehatan Covid-19
Antonius menjelaskan, sejauh ini pihaknya telah melakukan swab kepada masyarakat Kapuas Hulu, kurang lebih 400 swab.
"Semuanya sudah dikirim ke laboratorium Untan Pontianak, dan susah juga ada hasilnya, baik negatif maupun positif," ucapnya.
Saat ini kata Wabup, Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu sedang membahas Inpres Nomor 6 tahun 2020, tentang kewajiban protokol kesehatan dan sanksi, yang akan di buat peraturan Bupati.
"Kita tau bersama bahwa saat ini, warga Kapuas Hulu yang terpapar Covid-19 ada 5 orang dan sekarang mereka masih dalam isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.
Sebelumnya, 2 orang pasien Covid-19 sudah sembuh," ungkapnya.
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
--