Breaking News:

Sat Lantas Polres Ketapang Buat Ruang Henti Khusus Pengendara di Traffic Light Cegah Covid-19

Ini kita berlakukan untuk kendaraan roda dua, sehingga kendaraan roda dua tidak berhimpitan dan physical distancing bisa terpenuhi.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
RUANG HENTI - Satuan Lalu Lintas Polres Ketapang menyiapkan Ruang Henti Khusus (RHK) bagi pengendara. Hal tersebut berkenaan dengan penerapan physical distancing bagi pengguna kendaraan beroda dua, Selasa (18/8/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Satuan Lalu Lintas Polres Ketapang menyiapkan Ruang Henti Khusus (RHK) bagi pengendara.

Hal tersebut berkenaan dengan penerapan physical distancing bagi pengguna kendaraan beroda dua, Selasa (18/8/2020).

Dengan adanya ruang henti khusus di titik traffic light ini diharapkan agar setiap pengguna sepeda motor dapat menaati peraturan ini selama masa pandemi Covid-19.

Pemberlakuan marka jalan tanda berupa garis memiliki fungsi utama untuk memberi batas antar pemotor.

"Kita menerapkan physical distancing di persimpangan atau traffic light. Ini kita berlakukan untuk kendaraan roda dua, sehingga kendaraan roda dua tidak berhimpitan dan physical distancing bisa terpenuhi," ucap Kasat Lantas Polres Ketapang AKP Aditya Octorio Putra.

Terapkan Protokol Kesehatan, Personel Polres Ketapang Rutin Cek Suhu Tubuh

RUANG HENTI - Satuan Lalu Lintas Polres Ketapang menyiapkan Ruang Henti Khusus (RHK) bagi pengendara. Hal tersebut berkenaan dengan penerapan physical distancing bagi pengguna kendaraan beroda dua, Selasa (18/8/2020).
RUANG HENTI - Satuan Lalu Lintas Polres Ketapang menyiapkan Ruang Henti Khusus (RHK) bagi pengendara. Hal tersebut berkenaan dengan penerapan physical distancing bagi pengguna kendaraan beroda dua, Selasa (18/8/2020). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA)

Dalam penerapannya, akan ada petugas yang memantau masyarakat terkait physical distancing di persimpangan atau traffic light.

"Nanti akan tempatkan anggota di sini (traffic light) untuk membiasakan masyarakat, agar masyarakat terbiasa. Kalau sudah terbiasa setiap hari, tidak ada anggota pun masyarakat sudah bisa menempati tempat physical distancing yang ada di traffic light," pungkas Kasat Lantas.

Fungsi marka tambahan itu cukup banyak.

Utamanya sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Masyarakat juga perlu beradaptasi dengan kehidupan baru setelah Covid-19.

Marka juga bisa mencegah pengendara roda dua berhenti sembarangan dan berkerumun di lampu merah.

‘’Intinya kita ingin warga masyarakat adaptasi dengan kehidupan baru. Harus dijaga sosial distancing dan physical distancing-nya,’’ katanya.

“Sudah mulai kita sosialisasikan dan setiap hari kita sosialisasikan. Kita lihat nanti hasilnya kalau misalnya setelah dievaluasi masih ada yang melanggar kita siapkan sanksi. Bisa sanksi sosial atau juga penindakan hukum berupa tilang,’’ tutupnya. (*)

Patroli Malam, Anggota Polres Ketapang Imbau Pengunjung Kafe Patuhi Protokol Kesehatan

Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved