Dalam sambutannya ia berpesan permohonan maaf bapak bupati yang tak bisa menghadiri acara ini. Ia merasa bangga karena juga merupakan bagian dari warga Nahdliyin. Sudah merasakan asam garam di NU.
"Harapan terbesar dari adanya kegiatan ini, semoga menjadi wadah pengkaderan yang mampu menangkal gerakan radikalisme, narkoba, tawuran dan penyebar hoaks," ujarnya.
Update berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak