Berita Viral

FULL Link Video Jessica Radcliffe Tewas Diserang Paus Orca di Pacific Blue Marine Park

Berikut link video full detik-detik pelatih Jessica Radcliffe tewas diserang Paus Orca di Pacific Blue Marine Park pada Minggu 10 Agustus 2025.

Tayang:
Editor: Rizky Zulham
Dok. YouTube
SERANGAN PAUS ORCA - Detik-detik Paus Orca serang Jessica Radcliffe. Berikut link video full detik-detik pelatih Jessica Radcliffe tewas diserang Paus Orca di Pacific Blue Marine Park pada Minggu 10 Agustus 2025. 

Meski kualitas video AI kian membaik, sebagian besar masih bisa dikenali.

Salah satu indikatornya adalah gerakan jari yang kaku atau tidak alami.

Platform seperti TikTok dan Facebook diyakini memiliki teknologi pendeteksi konten palsu.

Namun, misinformasi tetap sulit dihentikan, terlebih di era AI yang mempermudah pembuatan konten menyesatkan.

The Economic Times pada Senin juga melaporkan bahwa tidak ada berita resmi, obituari, atau konfirmasi dari pihak taman laut maupun kepolisian terkait insiden "Jessica Orca".

Bahkan, disebutkan bahwa Pacific Blue Marine Park sendiri tidak pernah ada.

Ahli forensik digital menemukan beberapa kejanggalan lain, termasuk suara datar khas audio AI, gerakan air yang tidak alami, serta tanda-tanda manipulasi visual.

Pakar menilai hoaks ini mudah menyebar karena memanfaatkan ketakutan nyata publik terhadap orca sebagai predator laut yang cerdas, kuat, dan memiliki riwayat insiden mematikan di penangkaran.

Mengapa kita tertarik pada video serangan orca?

Jurnalis senior Forbes, John Brandon, menyebut fenomena ini mencerminkan kecenderungan manusia tertarik pada peristiwa tragis atau mengerikan.

Menurut studi yang dikutip Brandon, sejak kemunculan media, berita negatif selalu menyedot perhatian lebih besar.

Peneliti Coltan Scrivner, dalam bukunya Morbidly Curious, menjelaskan rasa penasaran terhadap hal-hal mengerikan muncul dari naluri perlindungan diri.

"Kita secara alami mencoba membayangkan respons jika berada di situasi serupa, sehingga tertarik pada konten yang memicu rasa takut atau adrenalin," ujar Brandon.

Mekanisme fight-or-flight (hadapi atau kabur) ini dimanfaatkan media sosial untuk memancing interaksi.

Jawaban ”Ngawur” dan Sensor Mesin AI Makin Meresahkan Artikel Kompas.id

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved