Puskesmas Sanggau Laksanakan Cek Kesehatan Gratis di SDN 5 dan SDN 8
"Yang dilakukan minimal setiap 1 kali dalam 1 tahun ajaran, dimana yang berbeda adalah jenis pemeriksaan yang ditambah sesuai kebutuhan,"jelasnya.
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Puskesmas Sanggau melaksanakan cek kesehatan gratis (CKG) Anak Sekolah di dua sekolah dasar yaitu SDN 5 dan SDN 8 Sanggau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis 7 Agustus 2025.
"Hari ini kami baru mulai di dua sekolah yaitu SDN 5 dan SDN 8 Sanggau. Sekolah lain akan diperiksa sesuai dengan jadwal yang telah disusun,"kata Kepala Puskemas Sanggau, dr Yuliana Yuli Exlasia, Kamis 7 Agustus 2025.
Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah adalah salah satu momentum pemeriksaan kesehatan gratis yang mengikuti siklus hidup. CKG sekolah ini adalah rebranding atau sama dengan skrining kesehatan atau penjaringan dan pemeriksaan kesehatan berkala anak sekolah.
"Yang dilakukan minimal setiap 1 kali dalam 1 tahun ajaran, dimana yang berbeda adalah jenis pemeriksaan yang ditambah sesuai kebutuhan,"jelasnya.
Tujuannya sama dengan CKG ulang tahun dan CKG khusus yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dengan identifikasi faktor risiko, deteksi kondisi pra penyakit dan deteksi penyakit lebih awal. "Sasaran dari CKG sekolah ini adalah peserta didik berusia 7 sampai 17 tahun dan anak di luar satuan pendidikan,"ujarnya.
Untuk anak sekolah dasar usia 7-12 tahun dilakukan pemeriksaan telinga, mata, gigi, status gizi, tekanan darah, kebugaran, jiwa, tuberkulosis, diabetes mellitus, merokok, hati, kesehatan reproduksi dan imunisasi.
Baca juga: Gelorakan Semangat Merah Putih, Polres Sanggau dan Pemkab Bagikan Bendera Jelang HUT ke-80 RI
Sementara untuk anak sekolah menengah pertama usia 13-15 tahun pemeriksaan yang akan dilakukan adalah pemeriksaan telinga, mata, gigi, status gizi, tekanan darah, diabetes mellitus, anemia, kebugaran, hati, tuberkulosis, merokok, jiwa, kesehatan reproduksi, talasemia dan imunisasi.
Sedangkan untuk anak sekolah menengah atas usia 16 - < 17>
"Metode yang digunakan dalam CKG sekolah ini adalah pemeriksaan fisik secara langsung dan pengisian kuesioner oleh peserta didik dan orang tua/wali,"pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Resep Kerupuk Basah Khas Kapuas Hulu, Kuliner Tradisional Lezat Berbahan Ikan |
|
|---|
| Jemaah Termuda Asal Pontianak Siap Berangkat Haji, Aila Ingin Doakan Mendiang Ibu |
|
|---|
| Sintang Mulai Waspada Gempa, Pemkab Dorong Edukasi dan Kesiapsiagaan Masyarakat |
|
|---|
| Jumlah Jemaah Meningkat, Kemenhaj Pontianak Perkuat Pelayanan dan Pengawasan |
|
|---|
| Tak Lagi Hanya Banjir, Sintang Kini Hadapi Ancaman Gempa Bumi, Pemkab Tingkatkan Kesiapsiagaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/psu-kes-mas-070825.jpg)